Suara.com - ISIS merilis sebuah video yang diklaim rekaman pemenggalan jurnalis Jepang, Kenji Goto, yang mereka tawan. Pemerintah Jepang belum dapat memastikan keaslian video pemenggalan atas warganya tersebut.
Video tersebut memperlihatkan seorang lelaki berkerudung berdiri di belakang Kenji yang berlutut. Si lelaki meletakkan sebilah pisau di leher Kenji. Video berlanjut dengan tayangan yang memperlihatkan jenazah dan potongan kepala di atasnya.
Stasiun televisi Jepang, NHK, mengatakan, Pemerintah Jepang sedang mencoba memeriksa keaslian video tersebut. Dalam video tersebut, si algojo juga tidak menyebut soal nasib pilot pesawat tempur F-16 Yordania yang juga ditawan ISIS. Amerika Serikat juga sedang memeriksa video itu.
"Karena keputusan Anda untuk ikut ambil bagian dalam perang yang tak dapat Anda menangkan, maka pisau ini tidak hanya akan menyembelih Kenji, tetapi juga akan terus membantai semua warga Anda yang kami temukan. Jadi biarkan mimpi buruk untuk jepang dimulai," kata si algojo kepada Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dalam video tersebut.
Algojo ISIS yang tampil dalam video berbicara dengan Bahasa Inggris. Aksen bicaranya sama dengan algojo di video-video pemenggalan ISIS sebelumnya.
Video tersebut berlatar belakang bukit dan lahan yang ditumbuhi semak belukar, berbeda dengan latar belakang pada video-video sebelumnya.
Sebelumnya diberitakan, ISIS merilis pesan suara yang berisi tuntutan kepada Pemerintah Yordania untuk membebaskan Sajida al-Rishawi, perempuan pelaku bom bunuh diri Al Qaeda asal Irak yang mereka penjarakan. ISIS akan menukarkan Sajida dengan Kenji dan berjanji tidak akan membunuh pilot Yordania, Muath al-Kasaesbeh yang mereka tawan.
Namun, pemerintah Yordania tidak mau berkompromi. Mereka malah mengancam akan mempercepat eksekusi mati atas anggota ISIS yang mereka tahan, jika ISIS membunuh pilot mereka. (Reuters)
BACA JUGA
Tag
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek