Suara.com - Pakar hukum tata negara Andi Irman Putra Sidin menyarankan kepada Presiden Joko Widodo agar tetap melantik Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi Kapolri, meskipun yang bersangkutan tengah menjalani proses hukum.
"Persoalan Budi Gunawan terkena pidana itu persoalan individu. Dan itu tidak berkaitan dengan konstitusi," kata Irman dalam diskusi di Jalan Cik Ditiro, Menteng, Jakarta, Minggu (1/2/2015).
Irman mengatakan proses pemilihan Budi sudah sesuai konstitusi, diusulkan Presiden, lalu diserahkan ke Komisi III DPR untuk dilakukan fit and proper test, dan disahkan dalam rapat paripurna DPR.
Irman mengibaratkan dengan seorang presiden terpilih yang terkena masalah hukum, bahkan jadi tersangka, ia tetap bisa dilantik MPR karena sudah terpilih. Hal itu, katanya, sesuai Undang-Undang Dasar 1945.
"Jika seorang Presiden dan menjadi tersangka, maka harus digaris bawahi, itu harus tetap dilantik sesuai dengan mandat rakyat," katanya.
Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan Presiden Jokowi harus tetap memegang teguh konstitusi dengan tetap melantik Budi Gunawan.
Ia berharap kepada Presiden Jokowi tidak terhasut oleh opini publik yang mengulur-ngulur pelantikan Budi.
"Karenanya, dia harus memegang teguh sumpahnya dan konstitusi, jangan perintah bangsa ini dengan rasa kasihan dan opini-opini," katanya.
Berita Terkait
-
AS Kecele? Pakar Bongkar Rahasia Doktrin Mozaik: Iran Hydra, Bukan Ular yang Mati Jika Dipenggal!
-
BW Semprot Wacana Pilkada Lewat DPRD: Biaya 37 T Mahal, Makan Gratis 268 T Dianggap Penting
-
Bambang Widjojanto Ingatkan KPK Tak Tunda Penetapan Tersangka karena Perhitungan Kerugian Negara
-
Eks Pimpinan KPK BW Soroti Kasus Haji yang Menggantung: Dulu, Naik Sidik Pasti Ada Tersangka
-
Rocky Gerung: 'Hantu' Isu Lama Jokowi akan Terus Bayangi Pemerintahan Prabowo
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel
-
Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!
-
7 Zodiak dengan Pemikiran Dewasa dan Bijaksana Melebihi Umurnya
-
Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan
-
Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas
-
Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!
-
Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI
-
Menu Digital di Restoran: Efisiensi yang Menggeser Kenyamanan Pelanggan
-
Margin Keuntungan Anjlok Parah Porsche Siapkan Gelombang PHK Massal Ribuan Pekerja