Jokowi Tunjuk Plt. Kapolri
Presiden Joko Widodo dinilai keliru karena membiarkan calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan melayangkan praperadilan untuk menggugat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Praperadilan dinilai akan mencoba menyalahkaprahkan logika hukum penetapan status tersangka kepada Budi Gunawan.
Hal itu dikatakan oleh mantan Wamenkumhan Denny Indrayana saat diskusi aspek hukum pengajuan praperadilan oleh Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi di Kantor YLBHI, Jakarta, Minggu (1/2/2015).
"Presiden Jokowi keliru telah menunggu praperadilan. Itu bukan praperadilan," ucap Denny.
“Presiden Jokowi telah terjebak jurus “pendekar mabuk. Logika siapa, yang mengangkat kapolri bisa menarik, dan yang dapat berhentikan kapolri (hanya) presiden, Presiden yang usulkan (BG), presiden yang bisa batalkan calon," katanya.
Karena itu, Denny mendesak Presiden Jokowi untuk membatalkan pencalonan BG. Jokowi, juga diminta tidak takut terkait proses yang telah berjalan di DPR.
"Kalau presiden katakan tunggu proses hukum praperadilan itulah yang keliru. Soal DPR itu hanya urusan politik, bukan hukum. Hukum tidak perlu ditunggu sampai prapedailan selesai," tutup Denny.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus