Suara.com - Salah satu kelompok relawan pendukung Joko Widodo (Jokowi) atas nama DPP Posko Relawan Rakyat (Pos Raya), menyatakan kesetiaannya untuk tetap percaya dan mendukung kepemimpinan Presiden Jokowi dengan kebijakannya yang sesuai Nawa Cita.
"Kami akan selalu mendukung dan siap pasang badan mengawal kebijakan Jokowi," ungkap Ketua Umum DPP Pos Raya, Ferdinandus Semaun, didampingi Ketua Dewan Pembina Pos Raya, Febri WP, di Gedung Joang Jakarta, Minggu (1/2/2015).
Menurut Semaun, pernyataan sikap organisasinya itu merupakan jawaban atas upaya pembangunan "opini publik menyesatkan", yang menyatakan Jokowi telah ditinggalkan oleh relawan pendukungnya.
"Banyak pernyataan bahwa ada relawan pendukung yang meninggalkan Jokowi. Tetapi kami nyatakan, kami tetap akan mendukung pemerintahan Jokowi untuk merealisasikan kesejahteraan rakyat," tegas Semaun.
Ditambahkan Semaun, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat dan elemen bangsa untuk menyadari bahwa banyak pihak yang menunggangi masalah yang menimpa Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) dan Komjen Pol Budi Gunawan (BG), yang dapat menyebabkan kondisi bangsa terganggu dan agenda pembangunan terhambat. Oleh karena itu, mereka pun menyerukan kepada pemerintahan Jokowi dan seluruh masyarakat Indonesia, untuk tetap fokus memprioritaskan pembangun bangsa dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.
Semaun menilai slogan "Save KPK", "Save Polri", serta "Save Indonesia", merupakan sebuah keharusan yang menjadi tanggung jawab masyarakat Indonesia. Namun upaya penyelamatan tersebut menurutnya tidak serta-merta akan menyelamatkan oknumnya yang terlibat masalah hukum.
Menurutnya pula, masalah hukum yang menimpa oknum KPK dan Polri harus tetap diproses secara hukum. Artinya menurutnya, biarkan hukum itu sendiri yang akan memberikan keadilan kepada yang bersangkutan.
"Hal ini menjadi penting, agar tidak terjadi perlakuan hukum yang istimewa (diskriminasi) terhadap warga negara yang memiliki posisi politik atau jabatan tertentu, sesuai dengan semangat dalam UUD 1945," tuturnya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli