Suara.com - Hanya satu jam setelah membatalkan pencalonan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Presiden Joko Widodo langsung menjadi menjadi satu dari 10 topik yang paling banyak dibicarakan oleh pengguna Twitter dunia pada Rabu petang (18/2/2015).
Tagar #JokowiKita, yang menggunakan nama sapaan akrab Presiden Joko, pada Rabu petang duduk di urutan lima topik yang paling ramai dibicarakan di Twitter Dunia. Di trending topic Twitter Indonesia, tagar itu berada di puncak daftar.
Jokowi mendadak ramai dielu-elukan dan dibicarakan setelah ia membatalkan pencalonan Budi sebagai Kapolri dan menggantikannya dengan Komjen Bahrodin Haiti, yang kini menjabat sebagai wakil kapolri.
Budi diajukan sebagai calon kapolri oleh Jokowi ke Dewan Perwakilan Rakyat pada 10 Januari lalu, tetapi pada hari yang sama Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Budi sebagai tersangka dalam kasus korupsi. Segera setelah itu, Jokowi pun menetapkan Bahrodin sebagai pelaksana tugas kapolri untuk mengisi kekosongan.
Tak lama setelah itu, polisi menetapkan Wakil Pimpinan KPK, Bambang Widjojanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengaturan kesaksian palsu dalam sebuah perkara di Mahkamah Konsitusi pada 2010. Setelah itu beberapa pimpinan dan penyidik KPK juga disidik oleh polisi dalam berbagai kasus, hingga Ketua KPK, Abraham Samad, juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan dokumen oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat pada 17 Februari kemarin.
Sementara itu, dua hari sebelumnya (15/2/2015), Hakim Sarpin di pengadilan Jakarta Selatan mengabulkan permohonan praperadilan yang menggugat penetapan Budi sebagai tersangka oleh KPK. Putusan ini, yang oleh banyak pihak dinilai kontroversial, seharusnya memuluskan jalan Budi ke kursi Kapolri karena tak ada lagi aral yang menghalangi jalan bekas ajudan Mantan Presiden Megawati itu.
Adapun tagar #JokowiKita pertama kali digagas oleh pengguna Twitter bernama akun @kurawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru