Perayaan Imlek selama ini tak bisa dilepaskan dengan kue keranjang. Dalam kepercayaan etnis Tionghoa, kue keranjang adalah persembahan bagi Dewa. Biasanya kue ini disantap bersama saat tahun baru tiba.
Dan di tahun baru Imlek 2566 ini, animo masyarakat untuk menjajal panganan khas satu ini masih tinggi. Tak hanya warga Tionghoa, beberapa warga lain juga tak kalah penasaran untuk mencicipi kue keranjang.
Itu sebabnya banyak penjaja kue keranjang di kawasan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat tetap optimis dagangannya bakal laris manis diburu pembeli saat Imlek.
Salah satunya Joko. Laki-laki yang kini berumur 25 tahun ini biasanya berjualan sandal dan sepatu saat pasar malam. Namun menjelang Imlek ia beralih profesi menjadi penjual kue keranjang. Menurutnya, berjualan kue keranjang saat musim Imlek lebih menguntungkan.
"Lebih untung aja sih. Soalnya banyak yang nyari, kemarin kita banyakin stok ternyata sampai hari ini udah mau habis. Orang yang habis pulang dari klenteng biasanya juga beli kue keranjang," ujarnya kepada suara.com, Kamis (19/2/2015).
Sependapat dengan Joko, Yani (45), pedagang musiman kue keranjang lainnya juga mengaku pendapatannya tahun ini meningkat. Imlek selalu memberikan rejeki tersendiri baginya.
"Nggak tahu ya mbak. Kan Imlek katanya bawa hoki, apalagi hujan kan jadi kalau jualan yang berbau Imlek biasanya kena hokinya juga. Ya Alhamdulillah lah ini meningkat pendapatan saya," ungkap Yani.
Dari pantauan suara.com, tak sedikit orang yang menanyakan harga kue keranjang. Mereka tak keberatan meski harganya lebih mahal dari biasanya. Untuk sekilo harga kue keranjang kemasan plastik yang dijaja Joko dan Yani, dipatok Rp35 ribu. Sedangkan untuk kemasan daun harganya bisa mencapai Rp45 ribu sekilo.
"Kalau yang bungkus daun lebih wangi. Orang biasa nyari yang bungkus daun ini," imbuh Joko.
Berita Terkait
-
10 Ide Hampers Imlek 2026 yang Elegan dan Bermakna, Cocok untuk Orang Terdekat
-
Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Stok Pangan Jakarta Diklaim Aman Meski Permintaan Telur Ayam Melonjak
-
Imlek 2026 Sebentar Lagi, Grand Indonesia Hadirkan Perayaan Budaya Peranakan Penuh Hiburan Seru
-
Alasan Kenapa Imlek Selalu Hujan, Antara Penjelasan Ilmiah dan Mitos
-
Cuti Bersama Imlek 2026 Tanggal Berapa? Cek Peluang Long Weekend di Bulan Februari
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?