Suara.com - Seorang ibu asal Turki dijerat dengan pasal pembunuhan setelah dituduh mencekik putranya yang berusia 10 tahun. Si ibu diduga tega melakukan itu lantaran malu karena sang anak memiliki daun telinga yang besar.
Semua berawal dari aksi "bullying" yang dialami sang anak di sekolah. Tak ingin anaknya terus-menerus diintimidasi rekan-rekan sekolahnya, si ibu, Nuray Sacan, membawa putranya ke rumah sakit bedah plastik di Ankara, Turki.
Sayang, hasil operasi plastik di rumah sakit tersebut tidak memuaskan sang ibu. Entah setan apa yang merasukinya, perempuan berusia 37 tahun itu membawa putranya ke toilet rumah sakit dan mencekik sang anak dengan syal hingga tewas.
Sang ibu mengakui perbuatannya dan mengatakan bahwa ia tidak puas karena telinga putranya malah semakin besar pascaoperasi.
"Kedua telinganya malah semakin besar setelah bedah plastik," katanya seperti dikutip oleh News.com.au.
"Ia jadi amat jelek. Ia tentu akan merasa makin malu di hadapan teman-temannya. Saya melakukan itu (membunuhnya) untuk menyelamatkannya dari rasa malu," ujar Sacan.
"Saya mencoba menolongnya dari rasa sakit hati seumur hidup," sambungnya.
Saat ini, sang ibu masih ditahan pihak kepolisian. Pihak berwajib masih menyelidiki kasus ini. (Al Arabiya)
Berita Terkait
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
-
Teka-teki Rumah Aneh: Misteri Kamar Tanpa Jendela dan Pergelangan Tangan yang Hilang
-
Aneh tapi Bikin Nagih: 10 Kombinasi Makanan 'Gak Masuk Akal' yang Ternyata Enak Banget
-
10 Hewan Aneh yang Sulit Dipercaya Ada, Eksplorasi Dunia Fauna dari Madagaskar hingga Amazon
-
Tinggi Badan Mauro Zijlstra, Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia Disorot Aneh Media Eropa
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
-
Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz
-
Update Muktamar NU 2026: Jadwal, Lokasi, dan Teka-teki Calon Ketua Umum
-
KontraS Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Impunitas