Suara.com - Penumpang pesawat Lion Air mengungkapkan, kekesalannya dengan mencoba memboikot penerbangan maskapai AirAsia di Bandara Soekarno-Hatta. Namun aksi itu tidak berlangsung lama.
Kapolres Soekarno Hatta, Kombes Pol CH Patoppoi membenarkan insiden tersebut. Dia menuturkan, aksi itu bermula ketika penumpang yang sudah menaiki pesawat Lion Air tiba-tiba turun dan duduk di landasan pesawat AirAsia yang akan terbang.
"Tadi sempat sejumlah penumpang Lion Air kira-kira 150 penumpang sudah sempat naik pesawat terus turun dan duduk-duduk untuk menguasai upround untuk menghambat penerbangan pesawat AirAsia," ujar Patoppoi saat dikonfirmasi di Terminal Tiga, Bandara Soekarno - Hatta, Jakarta, Jumat (20/2/2015).
Dia menegaskan, kondisi saat ini sudah kembali kondusif, setelah diterjunkan aparat keamanan gabungan dari TNI dan pihak Polri.
"Pengamanan dari pihak Polri ada dari TNI, ada dari pihak Polda, ada juga dan dari Polres ada.Total jumlah 5 SSK dari Polri kemudian 2 SSK dari TNI," ungkapnya.
"Setelah kejadian itu penerbangan dipindahkan ke terminal dua," tutup Patoppoi.
Sejumlah penumpang Lion Air kini tengah menuju Terminal 3 untuk mengambil uang ganti rugi yang hendak ditalangi oleh PT Angkasa Pura II.
Para penumpang marah atas keterlambatan penerbangan Lion Air yang terjadi selama dua hari berturut-turut. Sementara Lion Air telah menyampaikan permintaan maaf.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan
-
Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon
-
Danantara Mulai Bidik Saham BEI
-
Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar
-
TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global
-
Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS
-
Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama
-
Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!
-
Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat
-
Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal