Suara.com - Kepolisian Resor Kabupaten Kampar, Riau menerima dan menangani kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh JN (45) warga Kecamatan Kampar Timur yang mengaku sebagai dukun memiliki kemampuan supranatural.
"Laporan tertulis telah kami terima dan penanganan dilakukan Polres Kampar," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Polisi Guntur Aryo Tejo kepada pers di Pekanbaru, Jumat (20/2/2015).
Menurut catatan kepolisian Kampar yang disampaikan ke Polda Riau, pelaku dilaporkan oleh salah seorang korbannya, wanita.
Diduga pelaku melakukan aksinya dengan modus membuka praktik perdukunan dan kemudian melakukan tindakan cabul kepada pasiennya yang ingin berobat.
Kejadian terakhir berawal pada Rabu (18/2/2015), sewaktu korban mengalami patah tulang. Kemudian, korban mendatangi pelaku yang tinggal di Desa Birandang, Kecamatan Kampar Timur dengan ditemani seorang rekan FT.
Saat itu korban dan temannya kemudian dibawa ke ruangan yang disebutnya sebagai kamar pengobatan. Karena ingin sembuh, korban dan temannya menuruti permintaan pelaku.
Di kamar tersebut, menurut kepolisian, pelaku kemudian memegang kepala korban dan temannya, sementara mulut pelaku komat-kamit membacakan mantera.
Namun setelah itu, korban mengaku langsung tak sadarkan diri hingga kemudian pelaku langsung menyetubuhi korban, bahkan di depan temannya.
Walau sadar, saksi mengaku tidak bisa berbuat apa-apa diduga akibat terancam. Dan setelah pulang, korban dan temannya menceritakan apa yang dialaminya di rumah pelaku kepada orangtuanya.
"Keluarga korban kemudian tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kampar. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan," kata Guntur.
Kasus pencabulan menurut catatan Polda Riau menjadi salah satu kasus yang cukup marak terjadi di sejumlah wilayah kabupaten/kota di Riau.
Rata-rata korbannya dari kalangan remaja bahkan hingga anak di bawah umur. Sementara kebanyakan pelaku adalah orang yang dikenal korban. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa