Suara.com - Polda Jawa Timur memastikan eksekusi Raheem Agbaje Salami, terpidana mati asal Spanyol tidak dilakukan di wilayah Jawa Timur.
Kapolda Jawa Timur Inspektur Jendral (Irjen) Anas Yusuf mengatakan, keputusan itu dipastikan setelah adanya koordinasi antara Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kepolisian.
Menurut Anas, besar kemungkinan eksekusi akan dilakukan di Pulau Nusakambangan seperti lima terpidana lainnya yang lebih dulu dieksekusi.
Terkait hal itu, Polda Jawa Timur sudah menyiapkan tim eksekusi termasuk memberikan pengawalan terhadap Raheem dalam perjalanan ke Pulau Nusakambangan.
"Kami hanya mentaati hasil koordinasi yang sudah dilakukan. Kami akan menyiapkan regu tembak dan memberikan pengawalan terpidana ke Nusakambangan," ujar Anas, Sabtu (21/2/2015).
Anas sendiri tidak bersedia memberikan informasi lebih detil terkait pemindahan lokasi eksekusi serta kalan waktu eksekusi akan dilakukan.
Sekedar informasi, Raheem Agbaje Salami adalah terpidana mati kasus penyelundupan 5 kilogram narkoba jenis heroin di tahun 1999. Dia ditangkap di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.
Saat ini Raheem Agbaje Salami mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Madiun, Jawa Timur. (Yovie Wicaksono)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029