Suara.com - Koalisi Relawan Jokowi yang merupakan gabungan puluhan elemen relawan, meminta PDI Perjuangan jangan beroposisi dengan Presiden Joko Widodo. Sebab, kata mereka, Jokowi dan PDI Perjuangan adalah suatu kesatuan.
"Jokowi itu kan kader PDI Perjuangan. Mosok kok jadi PDI Perjuangan sendiri yang beroposisi. Jokowi kader asli PDI Perjuangan, bukan pendatang baru. Jokowi pun mustahil tidak ada keinginan berpisah dengan PDI Perjuangan," kata Sihol Manullang, Ketua Koalisi Relawan Jokowi, di Jakarta Senin (23/2/2015).
Seperti diketahui, pascakeputusan Jokowi membatalkan pelantikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi Kapolri, muncul isu sejumlah anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR akan menggunakan hak interpelasi terhadap Jokowi.
Sihol mengungkapkan sejumlah elemen relawan, Minggu (22/2/2015) hingga Senin subuh telah mengadakan pertemuan. Dari informasi yang dikumpulkan relawan, kata Sihol, semua fraksi di DPR (kecuali PDI Perjuangan) akan mendukung Presiden Jokowi. Jadi, kata dia, bola di kaki PDI Perjuangan.
"Kami khawatir, sikap PDI Perjuangan justru dimanfaatkan Koalisi Merah Putih. Kalau hal itu sampai terjadi, 'bantuan' KMP tidak bisa kita maknai sebagai 'muslihat' yang tulus, sebab mereka mempunyai hitungan politik sendiri," ujar Sihol yang juga Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden.
Koalisi berpendapat sudah seharusnya PDI Perjuangan mengawal Jokowi dan memberi masukan agar tujuan penugasan Jokowi menjadi Presiden RI dapat tercapai.
"Tanggung jawab PDI Perjuangan bukan hanya mencalonkan, tetapi juga mengawal, memberi masukan dan memastikan realisasi tujuan," katanya.
Elemen relawan yang bergabung dalam koalisi, kata Sihol, telah sepakat, segera menemui Megawati Soekarnoputri dan DPP PDI Perjuangan, untuk menanyakan apakah PDI Perjuangan masih mendukung Jokowi atau tidak.
"Dalam waktu dekat kami akan mengadakan apel siaga relawan di berbagai kota, untuk menunjukkan bahwa rakyat masih mendukung Jokowi. Ketidakjelasan sikap PDI Perjuangan bisa membuat rakyat berpikir lain, maka relawan segera akan mengkolidasikan diri," katanya.
Elemen relawan yang bergabung dalam koalisi, antara lain Kebangkitan Indonesia Baru (KIB), Solodaritas Merah Putih, Jokowi Masia, Srikandi Jokowi, Bara Indonesia, dan Forum Relawan Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
Terkini
-
Di Balik Jerat Jual Beli Bayi: Kerentanan Ibu, Jebakan Medsos, dan Lenyapnya Hak Anak
-
Dunia Memanas: Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Wamen HAM Mugiyanto Terjebak di Qatar Imbas Konflik AS-Israel Vs Iran: 3 Hari Belum Ada Kepastian
-
Telah Kantongi Hitungan Kerugian Negara, KPK Siap Hadapi Praperadilan Gus Yaqut
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Di Balik Rimbun Hutan Cawang: Jerat Asusila, Tembok Beton, dan Ruang Publik yang Sekarat
-
Modus Baru! Rp300 Ribu Jadi Umpan, Pencuri di Kramat Jati Ngaku Kasat Narkoba Gondol Motor Ojek
-
Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal