- Kebakaran rumah di Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Jumat (17/4/2026) menewaskan lima anggota keluarga yang terjebak di dalam bangunan.
- Pemasangan teralis besi pada jendela dan pintu rumah menghambat proses evakuasi petugas saat menyelamatkan korban dari kobaran api.
- Pihak berwenang menduga kebakaran dipicu arus pendek listrik serta korban meninggal dunia akibat menghirup kepulan asap yang pekat.
Suara.com - Kebakaran hebat yang melanda sebuah rumah di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Jumat (17/4/2026) dini hari, menyisakan duka mendalam.
Satu keluarga yang terdiri dari lima orang ditemukan tewas setelah terjebak di dalam bangunan yang terlindungi teralis besi rapat.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah menyebut keberadaan teralis besi pada jendela dan pintu rumah tersebut menjadi kendala utama bagi petugas dalam melakukan pemadaman sekaligus evakuasi korban.
"Satu hal yang menjadi perhatian kita sejujurnya bahwa rumah tersebut memang ada teralis besi. Ini menyulitkan juga proses (pemadaman)," kata Iin kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Menurut Iin, meski teralis dipasang untuk alasan keamanan dari tindak kriminal, namun dalam kondisi darurat seperti kebakaran, fitur tersebut justru berubah menjadi perangkap yang mematikan.
"Sehingga kita berharap juga nanti mungkin bisa menjadi perhatian juga, memang untuk keamanan, tetapi akan menyulitkan juga ketika ada evakuasi," katanya.
Berdasarkan kronologi kejadian, api diduga kuat berasal dari lantai satu.
Karena akses keluar terhalang api yang berkobar, para korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke lantai dua. Namun nahas, mereka justru terkepung asap dan panas tanpa ada jalan keluar.
Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat, Abdul Syukur, menambahkan bahwa kelima korban diduga kuat meninggal dunia akibat menghirup kepulan asap pekat saat kebakaran melanda tempat tinggal mereka.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
Mengenai penyebab kebakaran, Pemkot Jakarta Barat mendorong investigasi menyeluruh. Untuk sementara, insiden tragis ini diduga dipicu oleh arus pendek listrik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Korupsi Massal! Selain Wamen Silmy Karim, KPK Tahan Plt Dirjen Imigrasi hingga Pejabat Kanwil Jabar
-
Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?
-
Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan
-
Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat
-
Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis
-
Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan
-
Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis
-
'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs