Suara.com - Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata "musahabah" berarti intropeksi diri. Ya, kata tersebutlah yang saat ini dilakukan oleh sekitar 3000 hingga 5000 anggota keluarga besar Brigez Indonesia.
Bertempat di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Sabtu (20/2/2015) lalu, ribuan anggota geng motor di Kota Kembang Bandung itu menggelar acara "Silaturahmi Akbar, Muhasabah, Dzikir dan Berdoa untuk Indonesia".
"Kegiatan kemarin bisa dikatakan menjadi sebuah titik balik buat kami, keluarga besar Brigez Indonesia untuk menuju ke arah yang lebih baik lagi menurut ajaran agama Islam," kata Ketua Panitia acara "Silaturahmi Akbar, Muhasabah, Dzikir dan Berdoa untuk Indonesia", Kiki Ahmad.
Dibimbing oleh pimpinan Majelis Zikir Az Zikra, Ustad Arifin Ilham, para anggota Brigez yang datang dari wilayah Bandung Raya, Kabupaten Garut dan luar Jawa Barat seperti Bali bertekad untuk mengubah citra negatif anggota geng motor.
Ia mengatakan, label negatif dari masyarakat soal kehadiran kumpulan anak muda yang bernaung dalam bendera Brigez tersebut memang sudah melekat kuat.
Terlebih eksistensi Brigez yang dipandang sebagai geng motor yang disegani di wilayah Bandung Raya tersebut, sering dicap bertindak kriminal, dan kerap terlibat perseteruan dengan geng lainnya.
"Posisi Brigez,di mata masyarakat hancur, makanya kita berpikir bagaimana caranya agar cap negatif tersebut bia hilang. Dan tercetuslah ide untuk membuat ini," katanya.
Oleh karena itu, melalui kegiatan spritual tersebut, katanya, ia dan anggota Brigez lainnya seperti mendapatkan semacam pencerahan batiniah atau spiritual tentang arti kehidupan yang sebenarnya.
"Jujur, saya dan teman-teman kemarin itu merasa apa yang selama ini kita jalani dalam kehidupan itu ternyata jauh dari Sang Pencipta. Kami banyak melanggar. Tapi kami juga berusaha ingin lebih baik di mata Allah dan masyarakat," ujarnya.
Humas Keluarga Besar Brigez Indonesia Muhamad Eridwan atau yang akrab disapa Stones mengatakan rencananya kegiatan dzikir akbar dan musabah tersebut akan dilakukan di titik lainnya yang ada di luar Kota Bandung.
"Insya Allah kita ke depan akan membuat semacam road show ke titik-titik lainnya. Jadi acaranya semacam silaturahmi tapi ada acara dzikir dan muhasabahnya," kata Stones.
Bercucuran Air Mata Anggota geng motor selama ini lekat dengan citra negatif. Namun di balik penampilannya yang bertato, ternyata mereka becucuran air mata ketika Ustad Arifin Ilham memberikan siraman rohani.
"Subhanallah sekali, mereka menangis. Jadi inti tausyiahnya lebih pada evaluasi diri, menyerahkan segala pada Sang Pencipta," ujar Sekretaris DKM Masjid Raya Bandung H Aos Sutisna yang hadir pada acara Brigez Berdzikir tersebut mewakili Ketua DKM yang berhalangan.
Ia mengatakan, usai melakukan dzikir dan muhasabah mereka melaksanakan salat Dzuhur berjamaah.
"Dan Alhamdulilah ternyata Pak Wali Kota Banndung Ridwan Kamil sempat datang di akhir. Acil Bimbo juga ada, memberikan sambutan dari majelis taklim Tjakraboeana," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terkini
-
KKP Kerahkan 1.142 Taruna ke AcehSumatra, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana
-
Airlangga Hartarto Mendadak Muncul di Gedung KPK, Ada Apa?
-
KLH Siapkan Gugatan Triliunan untuk 6 Perusahaan Terduga Biang Banjir Sumatra
-
Kamuflase Bus Pekerja: Strategi PT GAN Kelabuhi Bea Cukai demi Keluarkan Barang Tanpa Izin
-
Ratusan Pengemudi Ojol Demo di Depan Kedubes AS, Sindir Janji Jokowi Soal Payung Hukum
-
Misteri Jurist Tan Dijuluki 'Bu Menteri': Hakim Gregetan, Jaksa Didesak Segera Tangkap Buronan Ini
-
YLKI Catat 1.977 Aduan Konsumen Sepanjang 2025, Jasa Keuangan Paling Dikeluhkan
-
KPK Periksa Sekretaris Camat dan 5 Direktur Swasta dalam Kasus Korupsi Bupati Bekasi
-
Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan
-
Lingkaran Setan Suap Bupati Bekasi, KPK Panggil 5 Bos Proyek dan Sekcam Sekaligus