Suara.com - Mantan Wakil Sekretaris Jenderal DPP BM PAN, Langgeng Saptono megklaim bahwa pihak Zulkifli Hasan sebenarnya sudah mengakui kekalahan. Langgeng mengaku mendapat informasi itu dari kubu pendukung Zulkifli Hasan.
"Sesungguhnya pihak ZH tahu saat ini jagoan mereka saat ini kalah suara dibanding Hatta Rajasa. Itu bisa kita lihat dari tanggapan mereka terhadap hasil survei yg dilakukan CSIS beberapa waktu lalu," kata Langgeng melalui press rilisnya yang diterima wartawan, Sabtu (28/2/2015).
Hal tersebut diperkuat oleh salah satu dari peserta kongres yang sekarang sedang dikarantina tim Zulkifli. Selain itu, ada juga pihak yang membocorkan bahwa saat ini hitungan suara mereka kalah.
"Pada masa injury time jelang pemilihan ketum yang tinggal beberapa hari ke depan, mereka nampaknya mencoba sekeras mungkin untuk merebut pendukung Hatta dengan strategi mengklaim sebagai pemenang dan mendorong agar Hatta mundur dari pencalonannya," lanjutnya.
Strategi tersebut dimaksudkan untuk meyakinkan pemilih yang sudah di kubu Zulkifli sendiri dan melemahkan mental para pendukung Hatta agar bergeser ke Zulkifli.
Namun demikian, menurutnya hal tersebut alih-alih berhasil, yang terjadi justru sebaliknya.
"Banyak Ketua DPD yang awalnya mendukung Zulkifli Hasan berbalik mengalirkan dukungannya kepada Hatta. Alasan mereka karena tim Zulkifli melakukan 'karantina' yang ketat," tutupnya.
Zulkifli Hasan sendiri yang kini menantang Hatta Rajasa dalam Kongres PAN di Bali belum berkomentar langsung soal kabar ini. Adapun pemilihan bakal dilakukan besok, Miggu (1/3/2015).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Mantan Kepala LKPP Ungkap Aturan Harga E-Katalog dalam Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur
-
Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG