Suara.com - Aksi penggalangan koin untuk Australia masih berlangsung di acara car free day, Minggu (8/3/2015).
Hari ini merupakan car free day ketiga yang digunakan untuk menggalang dana untuk disumbangkan ke Australia menyusul pernyataan Perdana Menteri Australia Tonny Abbot yang mengungkit-ungkit bantuan untuk korban tsunami di Aceh untuk membebaskan dua gembong narkotika asal Australia yang kini menghadapi hukuman mati di Nusakambangan.
"Jumlahnya sekarang mencapai jutaan rupiah. Dan, jika tidak ada halangan, besok (Senin) pagi atau siang kita akan ke Kedutaan Besar Australia untuk menyerahkan koin ini dan akan menyatakan sikap," kata koordinator aksi, Ali Hamzah.
Ali mengatakan hingga siang ini sudah terkumpul sebanyak 10.936 koin yang terdiri dari pecahan Rp25, Rp50, Rp100, Rp500.
Para aktivis selama ini berkumpul di posko yang terletak di kawasan Menteng, Jakarta. Mereka menerima kiriman dari aktivis-aktivis lainnya yang juga melakukan aksi yang sama di berbagai daerah di Indonesia.
Ali menambahkan kalau besok Kedutaan Besar Australia tidak mau menerima koin tersebut, nanti akan ditinggalkan di lingkungan kedutaan.
"Skenario dari tim negosiasi, jika Kedubes Australia tidak menerima, kita akan tinggalkan semua koin ini di Kedubes," katanya.
Berita Terkait
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
DPR Kecam UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina, Disebut Langkah Menuju Genosida
-
PBB Minta Israel Batalkan UU Hukuman Mati Warga Palestina
-
DPR Israel Sahkan RUU Bisa Hukum Mati Langsung Warga Palestina
-
Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
Terkini
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK