Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ternyata digigit nyamuk malaria. Hari ini, Senin (9/3/2015), ia tidak bisa masuk kantor karena dinyatakan positif terjangkit demam berdarah.
"Iya benar (Pak Ahok sakit DBD)," ucap salah satu staf pribadi Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Gara-gara terkena demam berdarah, agenda rapat pimpinan yang dijadwalkan dipimpin Ahok terpaksa diwakilkan ke Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
Di rumah Ahok kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, ternyata tak hanya dia yang kena DBD. Anak bungsunya, Daud Albeener (9), juga terjangkit.
"Iya (anaknya juga terkena DBD)," kata dia.
Pada pukul 13.30 WIB nanti, Ahok dijadwalkan mendengarkan pemaparan program strategis PD Pasar Jaya di ruang TPUT dan pukul 15.00 WIB dijadwalkan menerima kunjungan Ikatan Pedagang Pasar Cijantung perihal sarana dan prasarana pasar di ruang tamu Gubernur. Tapi, Ahok dipastikan tidak bisa hadir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim
-
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT