Suara.com - Sepanjang tes pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, tim Ducati yang memacu Desmosedici GP15, tampil luar biasa. Ducati selalu mencatat waktu terbaik dalam sesi uji coba tersebut.
Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso terlihat dominan di atas lintasan. Kedua pebalap itu pun mengaku puas dengan performa tunggangan mereka.
"Saya sangat puas dengan catatan waktunya. Kami bekerja sangat baik," ujar Dovizioso.
Saat sesi tes pramusim berakhir, dua pebalap Ducati memang kalah cepat dibandingkan sang juara bertahan dari tim Repsol Honda, Marc MArquez. Namun, penampilan Desmosedici tetap menjadi sinyal kebangkitan tim asal Italia itu.
"Saya gembira karena kecepatan kami sangat kompetitif, baik dengan ban yang sudah terpakai atau yan baru," jelas Dovizioso.
Di Losail, kubu Ducati memutuskan untuk memakai sayap aerodinamik baru pada motor mereka. Terakhir kali Ducati memakai sayap seperti ini saat turun di musim 2010. Kini Ducati muncul dengan sayap versi baru.
"Saya senang dengan hasil tes ini. Tentu saja sesi ini sangat positif karena saya bisa memperbaiki catatan waktu terbaik saya," ujar Ianone.
Sirkuit LOsail sendiri akan menjadi seri pembuka MotoGP 2015 pada 29 Maret nanti. (Crash)
Berita Terkait
-
Jadwal Balap MotoGP Spanyol 2026: Menanti Aksi Pembalap Indonesia Veda Ega Raih Podium Lagi
-
Gelar Juara Dunia Terbuka, Jorge Martin Tak Menolak Jika Ada Kesempatan
-
Jadwal MotoGP Jerez 2026: Usai Libur Panjang, Tim Mana yang akan Bersinar?
-
Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak, Ducati Sudah Cari Pengganti?
-
Mulai Menjauh, Fabio Quartararo Sudah Tak Aktif Kembangkan Motor Yamaha
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro
-
Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?
-
263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!
-
Wacana Tarif Purbaya, Menhan Malaysia Tegas: Tak Ada Negara Bisa Kuasai Selat Malaka!
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!