Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan dirinya tidak akan memangkas gaji anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Mantan Bupati Belitung Timur itu menegaskan apa yang dilakukannya hanyalah mencoret tunjangan untuk anggota dewan yang dinilai tidak perlu.
"Saya cuma berhak mangkas tunjangannya. Nggak ada pemangkasan gaji (dewan)," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (18/3/2015).
Untuk diketahui rencana Ahok untuk memotong anggaran bagi anggota dewan menuai protes dari anggota dewan. Namun Ahok bersikeras langkah ini didasarkan pada peraturan Kementerian Dalam Negeri yang menyatakan anggaran belanja pegawai tidak boleh melebihi 30 persen dari APBD.
Rencana pemangkasan itu direncanakan juga untuk membuktikan kepada anggota dewan bahwa eksekutif juga berhak mengatur penggunaan anggaran. Anggaran yang rencananya akan dipangkas Ahok, adalah tunjangan untuk rumah anggota Dewan.
"Kemungkinan saya mau pangkas aja tuh (anggaran untuk rumah anggota dewan), biar dia tahu ada pelajaran," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/3/2015). Mantan Bupati Belitung Timur itu menegaskan, pihaknya tidak menaikkan ataupun mengurangi. Melainkan hanya menyesuaikan dengan anggaran tahun lalu.
"Nggak usah diubah. Balikin yang lama aja," kata Ahok.
Berita Terkait
-
APBD 2025 Jakarta Tembus Rp91,86 Triliun: Ini Rincian Realisasi dan Surplusnya
-
PSI Kritik Pemprov DKI Pangkas Subsidi Pangan Rp300 Miliar, Dana Hibah Forkopimda Justru Ditambah
-
Terungkap! Alasan Sebenarnya APBD DKI Jakarta Numpuk Rp14,6 Triliun! Bukan Deposito, Tapi...?
-
Dana Bagi Hasil Jakarta dari Pemerintah Pusat Dipangkas Rp15 Triliun, Pramono Siapkan Skema Ini
-
APBD DKI Jakarta 2025 Naik Rp 500 Miliar, Total Jadi Rp 91,86 Triliun
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU