Suara.com - Presiden Joko Widodo melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan pajak pribadi ke kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan di Jalan Gatot Subroto 40-42, Jakarta Selatan, Kamis (19/3/2015). Jokowi menyampaikan pajak secara online dengan sistem e-filing.
Jokowi mengakui ini pertama kalinya menyampaikan SPT secara online, berbeda dengan tahun lalu sewaktu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Menurutnya, dengan sistem e-filing jauh lebih mudah dan efektif.
"Tahun lalu saya ingat waktu masih jadi gubernur, saya sampaikan itu di Tanah Abang dengan cara drop box, tapi sekarang dengan sistem yang jauh lebih baik, yaitu e-filing. Ini yang dibangun sistem," kata Jokowi di kantor Ditjen Pajak Kementerian Keuangan.
E-filing adalah sistem pelaporan SPT yang menggunakan sarana internet tanpa melalui pihak lain dan tanpa biaya apapun melalui efiling.pajak.go.id, yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk memberikan kemudahan bagi Wajib Pajak dalam pengisian dan penyerahan laporan SPT. Dengan e-filing tidak akan banyak menggunakan volume berkas fisik kertas dokumen.
Dengan sistem yang dianggap sudah bagus itu, Jokowi optimistis target pendapatan pajak tercapai.
"Sebab itu kami optimistis apa yang sudah ditargetkan bisa tercapai," ujarnya.
Diketahui, pemerintah menargetkan penerimaan pajak 2015 mencapai Rp1.300 triliun. Artinya, naik Rp400 triliun atau 44 persen dibandingkan penerimaan pajak tahun sebelumnya. Untuk itu, Ditjen Pajak terus memantau perkembangan penerimaan pajak dari wajib pajak.
"Biasa di awal-awal, nanti akan kelihatan di pertengahan. Sekarang dimulai dari awal-awal, target berapa, kalau kurang berapa, kelihatan sekali di ruang analisa," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan