News / Metropolitan
Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:33 WIB
Sejumlah petugas berada di dekat bus TransJakarta yang mengalami kecelakaan tabrakan antar sesama bus TransJakarta di jalur layang atau jalur langit Koridor 13, Cipulir, Jakarta, Senin (23/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU]
Baca 10 detik
  • Transjakarta menggelar Apel Keselamatan Pramudi pada Kamis (26/2/2026) untuk memperkuat komitmen keselamatan operasional.
  • Direktur Utama menegaskan keselamatan adalah DNA perusahaan, terutama pasca melayani 413 juta pelanggan tahun 2025.
  • Transjakarta meluncurkan Hotline Pramudi sebagai kanal khusus pelaporan kendala operasional dan isu keselamatan secara *real-time*.

Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyelenggarakan Apel Keselamatan Ekosistem Pramudi yang melibatkan ratusan pengemudi swakelola maupun mitra operator di Jakarta pada Kamis (26/2/2026) kemarin.

Agenda besar ini bertujuan untuk memperkokoh komitmen keselamatan operasional sekaligus meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia di lingkungan kerja.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, menegaskan bahwa apel ini merupakan langkah konkret untuk menjadikan keselamatan sebagai DNA perusahaan.

Langkah ini diambil mengingat Transjakarta kini memikul amanah besar sebagai ekosistem transportasi publik terbesar setelah mencatatkan capaian 413 juta pelanggan sepanjang tahun 2025.

"Keselamatan bukan hanya target operasional. Ia adalah nilai, budaya, dan tanggung jawab moral kami kepada masyarakat. Setiap insiden tidak boleh berhenti sebagai statistik, ia harus menjadi pemicu perbaikan proses dan penguatan standar yang menyentuh akar permasalahan," ujar Welfizon dalam keterangan tertulis, Jumat (27/2/2026).

Pihak manajemen menekankan bahwa pramudi adalah pengambil keputusan utama yang memegang kendali penuh atas keamanan di lapangan.

Welfizon juga mengajak seluruh pramudi untuk memprioritaskan kejujuran, mulai dari kondisi fisik pribadi hingga kelayakan armada yang akan beroperasi.

Sebagai terobosan dalam sistem pengawasan, Transjakarta resmi meluncurkan Hotline Pramudi sebagai kanal komunikasi khusus bagi para pekerja garda terdepan.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Welfizon Yuza saat dijumpai di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2025). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

Inovasi layanan ini berfungsi untuk melaporkan kondisi darurat di lapangan secara real-time agar manajemen dapat segera memberikan respons cepat.

Baca Juga: Diduga Main Asal Belok, Pengendara Ojol Luka Parah Dihantam Bus Transjakarta

Melalui hotline tersebut, para pramudi dapat menyampaikan berbagai kendala operasional maupun isu keselamatan yang mereka temui di sepanjang lintasan bus.

Kehadiran kanal komunikasi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan dukungan penuh bagi para pramudi saat menjalankan tugas melayani warga Jakarta.

Manajemen berharap, penguatan budaya keselamatan ini mampu menekan angka kecelakaan dan menjaga kepercayaan publik terhadap transportasi massal.

Load More