Suara.com - Personel Kodim 0826 Pamekasan, Madura, Jawa Timur, membantu polisi menangkap tiga orang pengguna sabu-satu di dua lokasi berbeda di wilayah itu, Sabtu (21/3/2015) malam.
Ketiga pengguna narkoba yang ditangkap itu adalah Edy Agus Pujianto, warga Jalan Gatotkoco Gang II RT4, RW3, Kelurahan Kolpajung, Pamekasan, Ragil Setiabudi, warga Jalan KH Agus Salim, Pengarengan, Sumenep, dan Suwitnyo alias Gatot, warga Jalan Segara Nomor 77 Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan.
"Dari tiga orang pengguna narkoba itu, dua di antaranya masih tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Pamekasan," kata Perwira Seksi (Pasi) Intelijen Kodim Pamekasan Kapten Inf Sugiarto.
Dua pengguna narkoba yang masih berstatus mahasiswa itu adalah Ragil dan Edi, sedangkan Suwitnyo merupakan pemilik salon di Pamekasan.
Suwitnyo dan Ragil ditangkap di salon Gatot milik Suwitnyo di Jalan Segara, sedangkan Edy Agus Pujianto ditangkap di sebuah rumah kos milik warga bernama Samsul di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.
Operasi narkoba oleh anggota TNI itu dipimpin oleh Pelda Norhasan dengan tujuan membantu tugas polisi, memberantas peredaran narkoba di wilayah itu.
"Jadi, kami hanya sifatnya membantu saja, dan ini atas instruksi dari pimpinan kami," kata Sugiarto.
Selain menangkap ketiga pengguna narkoba itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa, tujuh poket narkoba jenis sabu-sabu, uang senilai Rp300 ribu, satu bong, tiga bungkus plastik tempat sabu-sabu, lima unit telepon seluler, berikut satu mobil Brio bernomor polisi M 1165 AB milik Edy Agus Pujianto.
Selanjutnya para pengguna narkoba itu akan diserahkan ke Mapolres Pamekasan agar diproses lebih lanjut. (Antara)
Berita Terkait
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Pollux Gandeng Marriott, Bidik Perluasan Pasar Perhotelan di Indonesia
-
Perusahaan Logistik Global Ungkap Nasib Pelaku Usaha RI di Pasar Internasional
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?