Suara.com - Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsekta Banjarmasin Barat menangkap seorang buruh yang diduga sebagai pelaku pencabulan anak di bawah umur di wilayah kota tersebut.
"Hasil laporan orang tua korban langsung kami tindaklanjuti, dan pelaku berhasil kami tangkap," ucap Kapolsekta Banjarmasin Barat, Kompol Wendi Otniel Simanjuntak, di Banjarmasin, Rabu (25/3/2015).
Wendi mengatakan, pelaku yang ditangkap itu dari hasil penyidikan diketahui bernama Deny Wahyudi (27), warga Jalan Belitung Darat, Banjarmasin Barat, yang bekerja sebagai buruh bangunan. Pelaku ditangkap pada Minggu (22/3) malam, sekitar pukul 23.00 Wita, saat sedang bersantai melepas lelah di dalam rumah setelah pulang jalan-jalan.
Sedikit bercerita, Wendi menyebut bahwa sebenarnya pelaku dan korban berusia 14 tahun bernama Bunga (nama samaran), merupakan sepasang kekasih yang baru saja menjalin hubungan asmara selama delapan hari. Namun pelaku diduga telah memaksa korban untuk berhubungan intim, hingga tindak kekerasan seksual itu terjadi.
Usai perbuatan tersangka itu, korban dilaporkan pulang ke rumah sambil menangis dan bercerita kepada orang tuanya. Atas kejadian itu, orang tua korban tidak terima dan langsung melapor ke Polsekta Banjarmasin Barat. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap tersangka pelaku.
"Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di sel tahanan kantor, guna menjalani proses hukum," tutur Wendi.
Dikatakan pula, tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta diancam hukuman maksimal 15 tahun.
"Polsekta Banjarmasin Barat akan menindak tegas setiap pelaku kriminal di wilayah ini, dan tidak ada tebang pilih dalam menerapan sanksi hukumnya," tandas Wendi. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi