Suara.com - Mantan pemimpin Singpura, Lee Kuan Yew, benar-benar sosok yang mengagumkan. Meski sekarat, dia pernah menolak pergi ke rumah sakit, karena tak mau membangunkan dokter.
Cerita itu diungkapkan oleh Profesor Fong Kok Yong, Kepala Rumah Sakit Umum Singapura. "Kejadiannya pada 5 Februari lalu. Dia kembali drop, tapi tak mau dibawa ke rumah sakit. Alasannya, dia tak ingin mengganggu tidur saya," ujar Fong, dalam upacara penghormatan kepada Lee Kuan Yew, seperti dikutip dari laman Asiaone, Minggu (29/3/2015).
"Dia memilih menunggu sampai pukul 06.00 pagi, lalu pergi ke rumah sakit," lanjut Fong.
Lebih lanjut Fong mengatakan kalau Lee adalah sosok yang tegas dan amat agresif. Sangat jarang bagi Fong melihat sisi lembut Lee Kuan Yew.
"Dia tegas tapi amat peduli," ujarnya.
"Suatu kehormatan bagi saya untuk dapat merawatnya," kata Fong.
Mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew yang meninggal Senin (23/3/2015) akan dimakamkan Minggu (29/3/2015) siang pukul 12.30 waktu setempat atau pukul 13.30 waktu Indonesia Barat.
Prosesi pemakaman Lee akan menempuh jarak 15,4 kilometer dari Gedung Parlemen (tempat jenazah Lee disemayamkan) ke National University of Singapore, tempat upacara kenegaraan akan digelar.
Selama prosesi berlangsung, kegiatan komersial di Singapura, yang dikenal sebagai pusat belanja dan makanan, diperkirakan akan melambat secara signifikan. Beberapa pemilik pusat perbelanjaan dan toko-toko besar seperti Tangs dan Metro mengatakan mereka akan menutup pada hari pemakaman.
Kasino di Resorts World Sentosa Genting Singapura juga akan ditutup mulai pukul 14:00 hingga 16:00 sebagai bentuk penghormatan kepada Bapak pendiri Singapura modern itu.
Sementara itu sejumlah pemimpin negara Asia-Pasifik dijadwalkan akan hadir dalam upacara itu. Termasuk Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri India Narendra Modi, Australia, PM Inggris Tony Abbott, Perdana Menteri Selandia Baru John Key, Presiden Indonesia Joko Widodo dan Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye.
Hingga Sabtu (28/3/2015) malam, lebih dari setengah juta orang telah berbondong-bondong ke 18 tempat yang ditunjuk, menulis pesan belasungkawa dan meletakkan karangan bunga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
Terkini
-
Kemenhub Jelaskan Penyebab Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran 2026
-
Gus Alex Pasang Badan, Bantah Ada Perintah dari Yaqut di Kasus Kuota Haji
-
Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Gus Alex Bantah Terima Perintah dari Gus Yaqut dalam Kasus Haji
-
Lebih dari 116 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis BUMN 2026, Realisasi Lampaui Target 10 Persen
-
Pemerintah Kaji Potong Gaji DPR dan Kabinet Demi Cegah Defisit
-
Gus Alex Ditahan KPK Susul Yaqut: "Mudah-mudahan Kami Bisa Menemukan Keadilan"
-
Pembatasan AI bagi Siswa SD hingga SMA: Melindungi atau Mengancam Masa Depan Anak Bangsa?
-
Israel Sibuk Tepis Rumor Kematian Netanyahu, Ini 5 Keanehan Video Terbaru PM Israel saat Sapa Warga
-
Donald Trump Tantrum, Sebut Sekutu Tak Tahu Terima Kasih Usai Tolak Amankan Selat Hormuz
-
Sindikat Uang Palsu Rp12 Miliar di Cirebon Digulung Polisi, Sasar Peredaran Jelang Lebaran 2026