Suara.com - Perang bersaudara yang terus melanda Suriah tidak membuat Presiden Bashar al-Assad khawatir terhadap anjloknya dukungan masyarakat kepada dirinya.
Dalam sebuah wawancara dengan televisi Amerika Serikat, Assad mengatakan bahwa dirinya baru akan menanggalkan jabatan sebagai Presiden apabila tidak lagi mendapatkan dukungan dari rakyat.
“Ketika saya tidak lagi mempunyai dukungan dari rakyat, saya akan mundur. Kalau saya tidak lagi mewakili dari kepentingan dan juga nilai-nilai di Suriah, baru saya akan mundur,” ujarnya.
Ketika ditanya bagaimana dia menentukan dukungan yang diraihnya dari masyarakat, Assad mengatakan,”Saya tidak menentukan, saya merasakan. Saya melakukan kontak dengan mereka.”
Dalam perbincangan itu, Assad juga mengatakan, bahwa kekuatan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) semakin besar sejak Amerika dan sekutunya melakukan serangan udara.
“Kadang, Anda mendapatkan keuntungan lokal tetapi secara umum apabila Anda berbicara tentang ISIS maka sebenarnya mereka telah berkembang luas sejak dimulainya serangan udara,” katanya.
Kata dia, setiap bulan ISIS merekrut 1.000 relawan di Suriah. Dengan demikian, jumlah anggota ISIS terus bertambah banyak setiap bulan. Assad sudah berperang melawan kelompok pemberontak sejak 2011. Namun, hingga kini belum ada satu pun yang bisa menggulingkan dirinya dari kursi presiden. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak
-
Niat Kencan Berujung Petaka: AP Dituntut 1 Tahun Bui, Diduga Korban Salah Tangkap Demo Agustus