Suara.com - Menjelang kongres partai 9-12 April 2015 di Bali, Ketua DPP PDI Perjuangan Trimedya Pandjaitan menyebut sejumlah nama yang dia anggap cocok menjadi Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan periode 2015-2020. Mereka adalah Ahmad Basarah, Eriko Sutarduga, dan Pramono Anung.
Tapi, kata Trimedya, pemilihan sekretaris jenderal partai dikembalikan kepada Megawati Soekarnoputri.
"Itu tergantung Ibu (Mega) kan Ibu usernya mana yang sreg sama Ibu dan menunjang kinerja beliau pastilah dia akan tunjuk orang itu," kata Trimedya di DPR, Jakarta, Senin (30/3/2015).
Dalam rapat pimpinan nasional di Semarang, Jawa Tengah, beberapa waktu yang lalu, Megawati Soekarnoputri akan dipilih lagi menjadi ketua umum.
Meski calon tunggal ketua umumnya adalah Megawati, Trimedya yakin PDI Perjuangan tidak akan mengalami hal yang sama dengan Partai Golkar. Menurut Trimedya, partainya masih tetap solid.
"Kami meyakini bahwa Bu Mega ini politisi senior yang badai-badai perpecahan seperti itu sudah cukup terlatih mengatasinya, tapi beliau sendiri khawatir dan waspada soal itu, iya," kata Trimedya.
Berita Terkait
-
Buntut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Veronika Lake
-
'Kita kan Banteng, Bukan Kerbau', Kelakar Elite PDIP Tanggapi Video Viral Jokowi di Lampung
-
Pedas! Guntur Romli Sebut Kepala Kerbau Diinjak Jokowi Simbol Loyalis Terbuai Perilaku Raja
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
6 Pesan Prabowo ke Polri: Jangan Sombong, Jangan Nyusahin Rakyat, Terus Perbaiki Diri
-
TPA Jatiwaringin Masih Membara, 2 Helikopter Water Bombing Diterjunkan ke Lokasi!
-
Dissenting Opinion Jadi Kunci, Akankah Nadiem Makarim Lolos di Pengadilan Tinggi?
-
Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar
-
Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa
-
Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya
-
Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar
-
Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat