Suara.com - Bocah perempuan berusia lima asal Vietnam ini sedih bukan main mengetahui nasib anjing kesayangannya yang hilang dari rumah.
Berhari-hari mencari, bocah yang tak disebutkan namanya itu, akhirnya, mendapati anjingnya sudah menjadi menu makanan di sebuah restoran.
Dia melihat anjing kesayangannya tengah diperjualbelikan. Sayang dia terlambat. Saat menyambangi restoran, anjing itu sudah dipanggang.
Bocah itu pun menangis sejadi-jadinya. Dan kini, kisah bocah tersebut tengah ramai diperbincangkan di media sosial.
Buntut kasus ini adalah kecaman dunia internasional terhadap pembunuhan anjing.
Tapi, kecaman diyakini tak berlaku, karena masyarakat Vietnam dan Cina memang gemar menyantap anjing.
Bahkan di Cina ada festival tahunan menyantap anjing yang digelar di Kota Yulin. Diperkirakan, 10.000 anjing dibunuh untuk dijadikan panganan dalam festival tersebut.
Di Beijing, Ibu Kota Cina pun demikian. Bertempat di Distrik Shunyi, pelanggan diberi kesempatan untuk memilih anjing sebelum disembelih dan disantapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Sepanjang 2025, Ini 14 Putusan MK yang Paling Jadi Sorotan
-
Gakkum Kehutanan Tangkap DPO Pelaku Tambang Ilegal di Bukit Soeharto
-
Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun
-
Buruh Tuntut UMP DKI Rp5,89 Juta, Said Iqbal: Ngopi di Hotel Saja Rp50 Ribu!
-
Menuju Nol Kasus Keracunan, BGN Perketat Pengawasan Makan Bergizi Gratis di 2026
-
Pakar Hukum Tata Negara: Ketua MK Suhartoyo Ilegal!
-
Dokter Tifa Bongkar 6 Versi Ijazah Jokowi, Sebut Temuan Polda Blunder
-
Pakar Bongkar Dasar Hukum Perpol 10/2025, Polisi Aktif Bisa Jadi Sekjen-Dirjen
-
BGN Respons Isu Susu Langka: Pemerintah Akan Bangun Pabrik dan 500 Peternakan Sapi
-
Tuntut Kenaikan Upah 2026, Massa Buruh dari Jakarta dan Jabar Padati Kawasan Monas