Suara.com - Detik-detik jatuhnya Germanwings akibat menabrak Pegunungan Alpen, Prancis, berhasil diketahui.
Hal itu didapat setelah diperolehnya video ponsel, yang diduga milik penumpang pesawat.
Dalam video, terdengar teriakan "Ya Tuhan" dari berbagai bahasa. Terdengar pula suara benturan logam, yang diduga upaya pilot membuka pintu kokpit.
Selain video amatir, telah diketahui pula rekaman dari Cockpit Voice Recorder (CVR).
Berikut rincian singkatnya:
Jam 10 pagi
Pesawat lepas landas.
10:10
Kapten berkata kepada Lubitz: "Saya tidak punya waktu untuk menggunakan kamar mandi sebelum lepas landas." Lubitz: "Pergilah Setiap kali Anda ingin."
10:27
Pesawat telah mencapai ketinggian 38.000 kaki (11.500 meter)
Kapten meminta Lubitz untuk mempersiapkan pendekatan untuk mendarat dan untuk memverifikasi apakah pesawat bisa memulai proses pendaratan. Lubitz mematuhi. Dia mengulangi kapten lagi: "Anda bisa pergi. Anda bisa pergi sekarang. "
10:28
Kebisingan dapat didengar dari kursi: Kapten akhirnya membuka sabuk pengamannya. Pintu dibuka. Kapten berkata kepada Lubitz: "Anda berada dalam kendali sekarang."
Lubitz menjawab dengan nada santai: "Saya harap begitu".
10:30
Lubitz sendirian di kokpit. Dia mengunci pintu lapis baja yang tidak lagi mungkin dibuka dari luar. Terdengar suara pilot otomatis yang diprogram untuk mempercepat penurunan pesawat. Pesawat turun 38.000 kaki (11.000 meter) ke 100 kaki (30 meter) dalam hitungan menit.
10:33
Pendaratan dimulai: pesawat turun 3000 kaki (900 meter) per menit. Pengendali lalu lintas udara mendeteksi masalah. Mereka mencoba beberapa kali untuk menghubungi pesawat radio. Lubitz tidak merespon.
Suara kapten terdengar. Dia mencoba membuka pintu. "Ini aku!" kata kapten dengan menghadap kamera yang terhubung ke kokpit. Lubitz melihat ke layar tetapi tidak bereaksi. Kapten meraih di tangki oksigen atau pemadam kebakaran untuk membuka pintu. Kapten berteriak: "Untuk kasih Tuhan, buka pintu ini!"
Sekitar 10:34
Sebuah alarm pertama berbunyi, suara dan visual: "RATE SINK, PULL UP."
Tidak ada reaksi dari Lubitz.
10:35
Kapten meminta linggis tersembunyi di belakang pesawat. Linggis pun dipukul keras ke pintu. Kapten mencoba untuk menekuk pintu dengan linggis.
10:37 dan beberapa detik
Alarm kedua berangkat, suara dan visual: ". TERRAIN PULL UP" Masih tidak ada reaksi dari Lubitz.
Kapten berteriak: "Buka pintu ini f ...!"
10:38
Meskipun suara memekakkan telinga, napas Lubitz dapat didengar melalui Roses masker oksigen yang dia gunakan. Dia bernapas normal. Pesawat ini di 13000 kaki (4000 meter).
10:40
Suara kekerasan dapat didengar di luar. Pada waktu yang sama terdengar jerita. Sayap pesawat pun menabrak gunung
Tidak ada suara lain, kecuali alarm dan penumpang berteriak.
10:41
Pesawat menabrak pegunungan pada 5000 kaki (1500 meter) di 800 km / h. (Parishmatch)
Tag
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!
-
Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik