Suara.com - Wakil Ketua DPR RI dari Partai Gerindra Fadli Zon kembali menekankan bahwa surat pergantian susunan Fraksi Partai Golkar kubu Agung Laksono tidak akan dibacakan oleh Pimpinan DPR RI.
"Kita itu (pimpinan dewan) dapat surat cukup banyak dari kedua belah pihak (kubu Agung Laksono dan kubu Aburizal Bakrie). Kita sepakat tidak membacakan dari pihak manapun, status quo jadinya," jelas Fadli Zon seusai menghadiri pertemuan rutin petinggi partai Koalisi Merah Putih (KMP) di Gedung Bakrie Tower, Jakarta, Jumat malam (3/4/2015).
Fadli Zon mengatakan umumnya setiap surat yang masuk ke pimpinan DPR RI terkait anggota dewan akan dibacakan pimpinan DPR RI dalam sidang paripurna. Namun surat terkait Golkar tidak dibacakan karena situasi tidak normal.
"Aturan sudah jelas, ada surat masuk dibacakan dalam paripurna, kalau dalam keadaan normal. Ini kan keadaaan tidak normal, apalagi ada putusan sela PTUN," kata Fadli Zon.
Lebih jauh Fadli Zon meminta Agung Laksono tidak menyebut pimpinan DPR RI sebagai pembuat masalah.
Menurut Fadli, kubu Agung lah yang justru menyebabkan masalah terjadi.
"Saya belum baca pernyataan dia (Agung) menyebut pimpinan dewan 'troublemaker'. Kalau benar bilang begitu, ya justru dia yang 'troublemaker'. Dia jangan ngomong seperti itu lah," jelas Fadli Zon.
Sebelumnya kubu Agung Laksono telah mengirimkan surat pemberitahuan perombakan Fraksi Partai Golkar kepada pimpinan DPR RI tertanggal 23 Maret 2015, namun surat itu tidak kunjung dibacakan dalam sidang paripurna.
Agung Laksono meminta pimpinan dewan bertindak sebagai penyelesai masalah ("problem solver") bukan pembuat masalah ("trouble maker"). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini