Suara.com - Ratusan remaja Inggris terancam bahaya radikalisasi dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah, karena mereka mengagumi kelompok teroris itu sebagai bintang pop, demikian kata seorang pengacara muslim terkemuka di Inggris.
Nazir Afzal, bekas kepala kejaksaan di wilayah barat laut Inggris, mengatakan kini semakin banyak anak-anak muda di Inggris yang berisiko menjadi apa yang dia sebut sebagai "jihadimania".
"Para bocah lelaki ingin menjadi seperti mereka dan para gadis ingin berkencan dengan mereka," kata Afzal.
"Ini yang dulu terjadi dengan The Beatles, One Direction, dan Justin Bieber. Propaganda para teroris mirip dengan cara-cara marketing dan terlalu banyak remaja kita yang tergoda dengan citra mereka," lanjut Afzal.
"Anak-anak kita melihat betapa menderitanya hidup dan tak sadar telah dimanfaatkan. Para eksremis sama seperti para pelaku pelecehan seksual terhadap anak, mereka memanipulasi, mengasingkan anak-anak itu dari keluarga, dan membawa mereka pergi," jelas Afzal lebih lanjut.
Karenanya, ujar Afzal, pemerintah Inggris harus mulai melakukan pendekatan berbasis komunitas kepara para remaja untuk melindungi mereka dari propagada ISIS. Menurut dia pemerintah perlu mengerahkan para pemuda muslim Inggris yang punya pemahaman lebih baik akan Islam untuk membantu rekan-rekannya agar tidak terjebak pada rayuan ISIS.
"Ini mirip kecanduang narkotika. Tak cukup hanya dengan mengatakan bahwa ini sesuatu yang buruk atau memanggil polisi. Pesan yang disampaikan akan lebih kuat jika disampaikan oleh mereka yang sudah berhasil melawan ISIS dan anak muda lain dari komunitas yang sama," imbuh Afzal.
Kini sekitar 600 muslim Inggris telah pergi ke Suriah dan Irak untuk bergabung dengan ISIS.
Afzal, yang kini berusia 52 tahun, dikenal di Inggris karena berhasil membongkar jaringan penjahat seksual yang menyasar anak-anak di Rochdale, Greater Manchester pada 2012 silam. (The Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina