Suara.com - Pengadilan Federal di Brooklyn, Amerika Serikat mendakwa pria asal Uzbekistan, Dilkhayot Kasimov karena terbukti memberikan sejumlah uang untuk warga AS pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Pengadilan menilai itu merupakan aksi terorisme.
Pria yang didakwa itu adalah salah satu dari 4 pria yang juga didakwa UU Terorisme di AS. Mereka di antaranya Abror Habibov, Abdurasul Hasanovich Juraboev dan Akhror Saidakhmetov.
Mereka mengumpulkan uang hingga USD 1.600. Mereka ditangkap dengan uang tunai itu di Bandara Internasional John F. Kennedy, AS bulan lalu. Mereka ingin terbang ke Turki.
Lalu mereka dicegai di Imigrasi bandara. Pihak berwenang mencurigai mereka berhubungan dengan salah seorang anggota ISIS lewat ponsel. Rabu (8/4/2015) besok, mereka menghadapi dakwaan untuk kasus yang sama.
Kasus dugaan pembiayaan perjalanan untuk gabung ke ISIS itu terungkap pada tahun 2014. Saat itu Juraboev membuat sebuah posting di sebuah situs berbahas Uzbek. Dia mendukung ISIS. Namun mereka sudah membantah semua tuduhannya. (newsday)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi