Suara.com - Direktur Riset PolMark Indonesia, Eko Bambang Subiantoro, mengungkapkan keterlibatan keluarga Cendana dalam konflik internal dalam Partai Golkar tidak akan berpengaruh secara signifikan karena kondisi partai berlambang pohon beringin saat ini sudah berbeda.
"Saya lihat keterlibatan Tommy atau Bambang tidak akan memberi pengaruh yang signifikan meskipun secara historis keterkaitan Keluarga Cendana sangat erat dengan Golkar," kata Bambang di Jakarta, Minggu.
Hal tersebut dikatakan Bambang dalam acara diskusi bulanan yang digagas Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (FAAPPMI) bertajuk "Di balik Politik Pecah Belah Partai" di Deresto Cafe, Plaza Festival, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Lebih lanjut, Bambang mengatakan keterlibatan keluarga Cendana akan menambah keruh suasana karena pengaruh keluarga mendiang mantan Presiden Soeharto sudah tak terlalu besar saat ini.
"Selain upaya yang dilakukan keluarga Cendana tidak akan mengubah secara signifikan, tapi juga justru akan memperkeruh konflik," ujarnya.
Menurut Bambang, kondisi paradigma Golkar yang ada saat ini sangat berbeda dengan ketika almarhum Presiden Soeharto masih hidup ketika semua akan mendengar apa yang dirinya instruksikan.
"Kalau sekarang kan paradigma Golkar sudah berubah, tidak lagi tunduk pada Soeharto misalnya jadi pada keluarga Cendana juga seperti itu, jika konflik tersebut terjadi pada masa Orde Baru maka akan dengan mudah permasalahan di tubuh partai berlambang beringin itu diselesaikan dengan turunnya Tommy," katanya.
Sebelumnya dikabarkan polemik Partai Golkar yang melibatkan kubu Aburizal Bakrie dengan pihak Agung Laksono ini mengundang reaksi dari putra-putri mantan Presiden Soeharto.
Mulai dari komentar Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) yang bereaksi soal sikap Yorrys Raweyai, Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Agung Laksono.
"Saya mengecam keras perilaku Yorrys yang selama ini saya anggap teman tapi ternyata lebih pantas dianggap pecundang, perilaku Anda seperti anak kecil yang hendak belajar tawuran," ujar Tommy dalam akun Twitternya.
Kicauan Tommy juga mendapatkan dukungan dari saudara dan saudarinya yaitu Bambang Trihatmojo dan Siti Hediati Hariyadi yang mengimbau kepada semua pihak tidak ikut memperkeruh suasana di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut.
"Golkar ini milik kita semua. Jadi jangan diacak-acak gitu," kata kakak kandung dari Tommy Soeharto itu di Gedung DPR. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Masa Lalu Bahlil Lahir dari Anak ART: Ibu Saya Tukang Cuci, Ayah Buruh
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Bahlil Wajibkan Anggota DPR dari Golkar Ikut TOT: Biar Tahu Mana Kepentingan Partai dan Pribadi
-
Golkar Pertanyakan Efektivitas Kabinet Bayangan, Sarmuji: Siapa yang Menindaklanjuti?
-
Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement