Suara.com - Ini kisah nyata, layaknya film American Sniper yang mengangkat kisah Chris Kyle yang telah membunuh ratusan milisi di Irak.
Jauh sebelum Chris Kyle lahir, rupanya ada seorang tentara sniper perempuan dari Soviet pada masa Perang Dunia ke II yang telah membunuh 300 Nazi.
Namanya Lydmila Pavlichenko yang dijuluki perempuan kematian atas aksinya sebagai sniper alias penembak jitu asal Ukraina, negara pecahan Soviet.
Lucunya, kini dua negara itu terlibat konflik karena urusan politik dan upaya aneksasi kembali Ukraina oleh Rusia.
Kisah Lydmila ini bahkan sengaja diangkat menjadi film dengan tujuan untuk mendongkrak nasionalisme di kedua negara.
Film yang diberi judul dalam bahasa Rusia dan diterjemahkan menjadi ‘Pertempuran Sevastopol di Rusia terjadi di perbatasan Ukraina dengan biaya yang menghabiskan 5 juta Dolar Amerika.
Pembuatan film ini juga sudah dilakukan jauh sebelum kedua negara kini berperang dan saling berseteru satu sama lain dan akan diputar di kedua negara.
“Saya harap film ini akan menyatukan orang , setidaknya untuk dua jam selama durasi film. Orang-orag bisa datang untuk berbagi cerita,” kata Sergei Mokritsky sutradara film yang lahir di Ukraina dan tinggal di Rusia.
Lydmila sendiri ditugaskan sejak umur 25 tahun pada 1941 di garis depan pertempuran dengan Nazi Jerman.
Total, dia sudah membunuh 309 tentara Nazi, atau dua kali lipat dari yang pernah dibunuh Chris Kyle. (News.com.au)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari