Suara.com - Setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar modus baru pengedaran narkoba dengan cara mengedarkan ganja yang dicampur dalam adonan cokelat dan brownies, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memperketat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan, jika SIUP tidak diawasi bakal ada tindakan kriminal perederan narkoba dengan modus terbaru lainnya.
"Makanya itu yang pasti kalau kita kasih SIUP gitu, ngga diawasi ya begitu. Toh akhirnya kecurangan susah kan, ketangkep juga," ujar Basuki yang biasa disapa Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/4/2015).
Ahok mengatakan, Pemprov DKi telah berkerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengawasi hal tersebut.
Ahok menegaskan, jika APBD 2015 cair, pemerintah DKI akan melakukan sidak disetiap tempat usaha makanan.
"Itu kenapa kita mau kerjasama dengan BPOM, (karena) kita kerjasama tahun ini akan turun anggaran untuk sama-sama periksa. Sampai PKL (Pedagang Kaki Lima) pun kita periksa (yang menyajikan makanan)," tegas Ahok.
Seperti diberitakan, BNN telah mengamankan lima orang terkait perderan brownies ganja.
Tersangka berinisial OJ, 21 tahun, dan AH, 21 tahun, yang ditangkap di Blok M Plaza, Jakarta Selatan, Jumat lalu (10/4/2015).
Kemudian IR, 38 tahun, YG, 23 tahun, dan HA, 37 tahun, ditangkap tak jauh dari lokasi penggerebekan pertama.
Sindikat tersebut diketahui memasarkan jajanan yang mengandung ganja itu melalui situs Internet www.tokohemp.com. Adapun target konsumen jaringan ini adalah pelajar, mahasiswa dan pecandu ganja di kota besar, seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil
-
Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras
-
Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara
-
10 Cara Mengatasi Flek Hitam Melasma akibat Efek Samping KB
-
Bagaimana Ocean Calculator Menghitung Manfaat Laut yang Selama Ini Sulit Terlihat?
-
Bagaimana AI Dapat Membantu dalam Memetakan Hutan Dunia?
-
5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Race Day, Nyaman Dipakai Maraton hingga Garis Finis
-
Dulu Googling, Kini TikToking: Mengapa Gen Z Beralih ke TikTok?
-
Udara Palembang Tidak Sehat Hari Ini, PM2,5 114 Diduga Dipengaruhi Karhutla
-
4 Parfum Pria Aroma Woody yang Memberikan Kesan Maskulin, Wanginya Tahan Lama