Suara.com - Seorang biarawati yang bertugas di sebuah rumah penampungan anak yatim piatu Nazareth House di kawasasan Belfast, Inggris, dituding memaksa para bocah lima tahun di tempat itu memakan muntahan mereka sendiri.
Kasus itu kini tengah diselidiki oleh lembaga penyidik setempat yang mendapat informasi kalau para bocah sengaja dipaksa makan muntahan kalau ingin mendapatkan liburan.
Seperti dilaporkan Belfast Live, Selasa (14/4/2015), peristiwa itu terjadi saat acara makan malam di Nazareth House.
Para bocah saat itu mendapat menu hidangan daging kambing rebus, tapi sayangnya daging itu tak disukai para anak-anak dan memuntahkannya.
Melihat hal itu, menurut keterangan seorang saksi mata, seorang biarawati menantang mereka untuk memakan makanan yang telah dimuntahkan.
“Anda sudah mengatakan kalau bau menunya tidak enak, tapi biarawati itu memaksa memakannya, atau tidak ada satupun yang mendapat liburan,” cerita sang saksi mata.
“Anda jelas dipaksa makan bekas muntahan sendiri, dan setiap anak yang berumur lima tahun melakukannya,” tambah saksi yang tidak disebutkan namanya itu.
Sementara dalam dengar pendapat di sebuah forum, pengurus rumah yatim sudah menyampaikan kalau menu yang dihidangkan ke para bocah itu adalah yang terbaik, tapi hal itu langsung dibantah oleh para saksi.
“Kongregasi (pengurus rumah yatim) tidak ada di sana, saya membantah apa yang telah mereka katakan. Itu tidak benar,” seru saksi.
Penyelidikan peristiwa ini juga mendengarkan pengakuan dari para bocah perempuan yang memakan muntahan.
Mereka juga disebut diancam akan dipukul dengan sendok atau penggaris kalau menolak memakan menu itu. (Mirror)
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar