Suara.com - Puluhan pecinta anjing dari komunitas Dogstarindo aksi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (5/4/2015). Mereka menyerukan kepada masyarakat untuk stop mengonsumsi daging anjing.
Pantauan suara.com, mereka jalan kaki dari Bundaran Hotel Indonesia menuju jembatan Jalan MH Thamrin.
Massa membawa spanduk bertuliskan "Stop Tradisi Makan Daging Anjing di Indonesia" dan sejumlah poster bertuliskan "Dogs Are Not Food."
Sebagian dari mereka juga membawa anjing-anjing peliharaan.
Koordinator Dogsterindo, Stevan, menuturkan aksi ini dalam rangka memperingati hari Say No To Dog Meat seluruh dunia yang jatuh pada 4 April 2015.
"Dengan aksi ini kami mengimbau masyarakat untuk hentikan konsumsi daging anjing," kata Stevan.
Menurut dia hingga saat ini masih banyak masyarakat di Indonesia yang mengonsumsi daging anjing sehingga populasinya semakin terancam, khususnya di kota-kota besar, seperti Jakarta.
Selain itu, kata Stevan, daging anjing tidak baik untuk kesehatan manusia karena banyak mengandung kuman dan bakteri.
"Anjing itu bukan untuk dikonsumsi karena dagingnya tidak higienis," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?