Pembunuh Deudeuh Tataa Chubby Ditangkap
Muhammad Rio Santoso (25) mengaku dendam dengan Deudeuh Alfisahrin, penghuni kos di Jalan Tebet Utara, 15-C, Nomor 28, RT 7/10, Tebet Timur, Jakarta Selatan. Mengapa guru matematika yang menjadi tersangka pembunuh Deudeuh itu sampai dendam, padahal ia pelanggan jasa seks Deudeuh?
"Dia bilang badan saya bau rokok dan yang bikin kesal dia bilang kalau mau pingsan karena baunya," kata Rio di Polda Metro Jaya, Rabu (15/4/2015).
Rio lantas mencekik Deudeuh dalam pertemuan intim yang kedua pada Jumat (10/4/2015) malam. Kebetulan, pada waktu itu posisi Rio sedang berada di atas tubuh Deudeuh.
"Saya nggak sempet keluar, karena saya langsung cekik dia. Saat itu kita dalam posisi telanjang jadi bukan ditelanjangi dulu," katanya.
Korban sempat melawan dan menggigit tangan Rio. Bekas gigitannya pun masih ada hingga saat ini.
Setelah memastikan korban tewas, Rio langsung melarikan diri, tapi terlebih dahulu membawa kabur barang-barang berharga Deudeuh.
"Saya sempat mendengar ada yang mengetuk pintu, tapi saya diamin. Setelah aman saya langsung keluar dan kabur ke Bogor naik kereta," ujarnya.
Polisi akhirnya menangkap Rio dini hari tadi di Bogor, Jawa Barat. Rio ditangkap saat sedang tidur bersama istri yang sedang hamil.
Barang-barang yang diambil dari kos Dedeuh pun ditemukan lagi, seperti empat buah telepon genggam merk Samsung, satu buah Macbook mini, satu buah Ipad, satu buah laptop, dan uang tunai Rp2.800.000
Kini, Rio mendekam di Polda Metro Jaya. Ia dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan 365 KUHP tentang perampokan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
"Dia bilang badan saya bau rokok dan yang bikin kesal dia bilang kalau mau pingsan karena baunya," kata Rio di Polda Metro Jaya, Rabu (15/4/2015).
Rio lantas mencekik Deudeuh dalam pertemuan intim yang kedua pada Jumat (10/4/2015) malam. Kebetulan, pada waktu itu posisi Rio sedang berada di atas tubuh Deudeuh.
"Saya nggak sempet keluar, karena saya langsung cekik dia. Saat itu kita dalam posisi telanjang jadi bukan ditelanjangi dulu," katanya.
Korban sempat melawan dan menggigit tangan Rio. Bekas gigitannya pun masih ada hingga saat ini.
Setelah memastikan korban tewas, Rio langsung melarikan diri, tapi terlebih dahulu membawa kabur barang-barang berharga Deudeuh.
"Saya sempat mendengar ada yang mengetuk pintu, tapi saya diamin. Setelah aman saya langsung keluar dan kabur ke Bogor naik kereta," ujarnya.
Polisi akhirnya menangkap Rio dini hari tadi di Bogor, Jawa Barat. Rio ditangkap saat sedang tidur bersama istri yang sedang hamil.
Barang-barang yang diambil dari kos Dedeuh pun ditemukan lagi, seperti empat buah telepon genggam merk Samsung, satu buah Macbook mini, satu buah Ipad, satu buah laptop, dan uang tunai Rp2.800.000
Kini, Rio mendekam di Polda Metro Jaya. Ia dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan 365 KUHP tentang perampokan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Menkomdigi Tegaskan Konten Ebem Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana
-
5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian
-
Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi
-
Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?