Suara.com - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Pasirsari Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), M Akhyar, memastikan bahwa proyek fisik bangunan gedung lapas di daerah itu telah rampung dan siap digunakan.
"Setelah bangunan ini selesai dikerjakan, tinggal dilaksanakan peresmian dalam waktu dekat ini. Kami siap menerima narapidana dari berbagai daerah," katanya di Bekasi, Jumat (17/4/2015).
Menurut Akhyar, proyek Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) ini telah dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang berbasis teknologi pada perangkat keamanannya. Salah satunya adalah sistem keamanan yang bisa menghilangkan sinyal telepon seluler di radius sekitar lingkungan lapas itu.
Sistem keamanan yang dikenal sebagai frequency jammer itu dimaksudkan agar ke depan tidak ada lagi narapidana yang kedapatan membawa dan menggunakan telepon seluler di dalam lapas. Di luar itu, sejumlah akses jalan menuju penjara pun sudah dilengkapi dengan perangkat pintu sidik jari untuk mengaksesnya.
Disebutkan Akhyar, lapas berkapasitas total 1.500 orang tersebut akan menampung narapidana dari berbagai daerah. Lapas ini diharapkan bisa mengurangi kelebihan kapasitas yang terjadi di berbagai lapas.
"Rencananya lapas ini akan diresmikan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) dalam waktu dekat," katanya.
Akhyar menambahkan, sejauh ini pihaknya juga masih melakukan pembenahan tahap akhir terkait rencana penggunaan lapas yang dibangun sejak pertengahan 2014 itu.
"Kita persiapkan secara matang sistem teknologi informasinya, agar bisa menjadi lapas percontohan," tandasnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini
-
Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas
-
Dasco dan Puan Duduk Satu Kursi Dampingi Prabowo-Mega, Sinyal Politik Apa?
-
Menkeu Purbaya: Program MBG Dihentikan Selama Libur Lebaran, Lumayan Hemat Triliunan Rupiah
-
Ubedilah Badrun Ungkap 3 Dugaan Aktor Intelektual di Balik Serangan Andrie Yunus
-
Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi
-
Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat
-
Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau