Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dua pertemuan bisnis yang akan diselenggarakan pada peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 direncanakan banyak membahas Usaha Kecil Menengah (UKM).
"Pembahasan UKM nanti, saya kira akan menekankan pada industri-industri menengah," katanya dalam Konferensi Rakyat Asia Afrika di Galeri Nasional, Jakarta, Sabtu (18/4/2015).
Menurut Luhut, pemerintah saat ini masih mendorong program hilirisasi, karena dorongan pada industri hilir dapat menyejahterakan kelas menengah dan kelas atas.
Pengembangan industri hilir ini diharapkan bisa menjadi jembatan bagi industri menengah agar bisa lebih maju dan berubah menjadi industri atas.
"Usaha peningkatan kelas sejumlah usaha itu awalnya pasti akan berat bagi pemerintah, tapi saya pikir antara satu hingga dua tahun ke depannya akan membaik," imbuhnya.
Selain itu, pengembangan industri hilir juga diharapkan dapat menampung banyak lapangan pekerjaan serta memberikan nilai tambah bagi barang produksi masyarakat.
"Hilirisasi ini rencananya dilakukan pada banyak sektor, bisa di kelapa sawit, bisa juga 'mining', gas, atau yang lain," tutur Luhut.
Ia juga menambahkan, pada KAA nanti akan ada dua pertemuan bisnis negara Asia Afrika (Asia Africa Bussines Summit), di mana salah satu pertemuannya akan mengundang sejumlah Chief Executive Officer (CEO).
Lebih lanjut Luhut menjelaskan para CEO tersebut dikriteriakan memiliki modal dan usaha yang sudah besar agar dapat melahirkan berbagai bentuk kerja sama ekonomi Selatan-Selatan, seperti yang dicanangkan dalam salah satu substansi KAA ke-60.
Peringatan KAA ke-60 akan digelar di dua tempat, yakni Jakarta dan Bandung, mulai 19 hingga 24 April 2015.
Konferensi Asia Afrika merupakan pertemuan yang dimulai sejak 1955 dan dihadiri sebanyak 29 negara yang kebanyakan baru merdeka, guna membahas perdamaian, keamanan, dan pembangunan ekonomi saat itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II
-
Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi
-
Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi
-
Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara
-
Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia
-
Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis
-
Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata
-
Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk
-
Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman