Suara.com - Petugas polisi dan Satpol PP menyita berbagai jenis puluhan senjata tajam dari lokasi konser musik Prosperity and Peace without Drugs: No More Drugs in Asia Africa and the World di Monas, Jakarta, Minggu (19/4/2015).
Pengunjung yang didominasi para Slankers ini, sebagian ada yang membawa alat yang bisa digunakan sebagai senjata, di antaranya ikat pinggang besi dan gunting, minuman botol beling dan senjata lainnya.
Puluhan senjata ini langsung dilucuti oleh petugas di pintu masuk Monas.
"Kita melakukan pengecekan kepada semua pengujung ternyata banyak yang membawa senjata tajam, jadi kita sita," tutur Maliek (34) seorang petugas Satpol PP yang berjaga di pintu Monas dekat Istana Negara.
Pantauan Suara.com di lokasi, para petugas sekuriti, dibantu aparat kepolisian berikut puluhan personil Satpol PP terus memeriksa setiap pengunjung di setiap pintu masuk Monas. Mereka memeriksa tas dan ikat pinggang yang dibawa pengunjung.
"Kalau nanti sudah selesai konser, baru bisa di ambil di pos polisi. Kita simpen dulu daripada terjadi kekacauan nanti. sampai Sekarang yang kami sita ada 35 ikat pinggang jenis kopel, 10 gunting dan 8 botol beling," jelasnya.
Sekitar 200 aparat keamanan berjaga-jaga di lima pintu masuk Monas yang bakal menjadi lokasi konser 'Drugs Free Asia-Afrika'.
Selain Slank, konser ini akan menampilkan sejumlah seniman dan musisi Tanah Air di antaranya Shandy Sondoro, Ari Lasso, Shaggy Dog, Endang Soekamti, D'Rumah Harmony, Steven Jam, Daddy and The Hot Tea, Di Atas Rata-rata, Edwin, Djody dan TJ serta sejumlah artis lainnya.
Konferensi Asia-Afrika akan berlangsung di Jakarta dan Bandung, 19 hingga 24 April 2015. Segmen pertama akan digelar di Jakarta sejak tanggal 19 hingga 23 April.
Sementara itu para seniman menggagas surat permohonan dan harapan kepada pemimpin-pemimpin negara dan delegasi Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 di Bandung, agar menjadikan isu narkoba sebagai agenda penting dan mendesak.
Berita Terkait
-
Siap Akhiri World Tour, NCT DREAM Siarkan Konser Finale ke 86 Kota Global
-
Terdampak Konflik AS Israel dan Iran, San ATEEZ Gagal Tampil di Konser Melbourne Hari Pertama
-
Raisa Umumkan Konser Spesial Juni 2026, Pra-Registrasi Tiket Sudah Dibuka
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Bosan Jadi Duda, Nassar Buka Peluang Menikah Sebelum Gelar Konser Solo: Laki-Laki Butuh Pendamping
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran
-
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.255 Personel Amankan Persija vs Borneo FC di JIS
-
Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan
-
Skandal Suap CPO: Hakim Sebut Syafei Hanya Perantara, Pemilik Korporasi Besar Masih Bebas?
-
Praperadilan Paulus Tannos dalam Kasus E-KTP Ditolak Hakim, Ini Alasannya
-
75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga
-
Selain Mantan Presiden dan Mantan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol ke Istana
-
Terbukti Siapkan Rp20 Miliar untuk Suap Hakim, Eks Petinggi Wilmar Divonis 6 Tahun Penjara
-
Harga Minyak Dunia Terancam Melambung, Pemerintah Diwanti-wanti Tak Naikkan BBM Saat Lebaran
-
Revisi UU Ketenagakerjaan, DPR Janji Libatkan Buruh dan Pengusaha