Suara.com - Penyidik Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya mengungkapkan penculikan pengusaha Thalib Abbas (70) bermotif menagih utang yang dilakukan otak pelaku, MAM.
"Besaran utangnya masih dalam proses penyelidikan," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Unggung Cahyono di Jakarta, Senin (20/4/2015).
Unggung menjelaskan MAM merupakan otak pelaku yang menyuruh seseorang bernama Denie Diary Queen untuk menagih utang sebesar Rp8,9 miliar kepada anak Thalib Abbas, Kemal.
Denie merekrut sejumlah pelaku lainnya yakni Saefudin alias S (31), THM (38), S (50) sebagai pensiunan TNI AD dengan pangkat terakhir Kopka dan ED (35), serta dua anggota TNI aktif dari Kesatuan Paldam Kodam Jaya Serma M dan Kopka P yang masih buron.
MAM menyuruh komplotan itu mendatangi rumah Kemal untuk menagih uang sebesar Rp400 juta dari total utang senilai Rp8,9 miliar.
Tersangka MAM janji akan memberikan uang Rp120 juta kepada para pelaku jika berhasil menagih utang Rp400 juta dari tangan Kemal.
Selanjutnya, Denie merencanakan aksi penculikan Thalib dengan mempersiapkan borgol, rantai, nomor rekening palsu, mobil, serta dua rumah tempat penyekapan di kawasan Pantai Anyer Banten dan Cilodong Depok, Jawa Barat.
Kawanan pelaku itu menagih utang ke rumah Kemal di Cluster de Hill di Jalan Camat Gabun II, RT 4/8 Nomor B-10 Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Selasa (14/4) sekitar pukul 21.00 WIB.
Karena Kemal tidak berada di rumah, pelaku membawa paksa Thalib Abbas ke tempat penyekapan di Anyer dan Cilodong Depok selama enam hari.
Akhirnya, aparat Polda Metro Jaya menangkap enam pelaku, yakni MAM, Denie, Saefudin alias S, THM, S sebagai pensiunan TNI AD pangkat Kopka dan ED (35) di Anyer dan Bogor pada Senin (20/4) pagi.
Sedangkan dua tersangka lainnya yang merupakan nggota TNI aktif dari Kesatuan Paldam Kodam Jaya Serma M dan Kopka P masih dalam pengejaran. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi
-
Geledah 5 Jam, KPK Sita Moge Harley Davidson hingga Porsche di Rumah Silmy Karim