Suara.com - Seorang biarawati berusia 86 tahun digilir lalu dibunuh di Ixopo, Afrika Selatan, Minggu dini hari lalu.
Lansiran Daily News, mengutip keterangan yang diberikan oleh juru bicara kepolisian, Mayor Thulani Zwane, mulut korban, Suster Gertrud Tiefenbacher disumpal. Tubuhnya diikat dengan pita mesin tik saat para pelaku melakukan perbuatan bejat mereka atas dirinya.
Saat kejadian berlangsung, Suster Gertrud sedang sendirian di kamarnya di asrama biarawati Sacred Heart, Ixopo. Sejumlah uang yang ada di dalam kamar korban juga dilaporkan hilang.
Insiden mengejutkan ini lantas memicu operasi pencarian besar-besaran terhadap pelaku. Sebaliknya, sebuah acara penghormatan untuk mengenang sang suster asal Austria itu juga digelar.
"Ia adalah suster yang baik dan dicintai semua orang," kata rekan Suster Gertrud, Suster Gerald.
"Saya bertemu dengan Suster Gertrud pada tahun 1952, ketika saya mulai mengajar di sekolah yang berdempetan dengan asramanya. Kami sering bekerja sama. Ia amat menyukai pekerjaan mendidik anak-anak," kata seorang guru bernama Betty Firmstone (85).
"Ini merupakan perbuatan biadab terhadap sosok berhati lembut dan peduli," tutupnya. (Metro)
Berita Terkait
-
Contohkan Penderitaan Yesus, Biarawati Tusuk Murid dengan Jarum
-
Biarawati Diperkosa, Kardinal India: Jangan Cuma Lindungi Sapi
-
Kasus Pemerkosaan Keji Biarawati Tua, Polisi Sudah Tahan 8 Orang
-
Biarawati Korban Pemerkosaan Cedera Parah dan Harus Dioperasi
-
Model Cantik Tanggalkan Keglamoran Untuk Jadi Biarawati
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing