Suara.com - Pondok Pesantren Al-Fatah merupakan satu dari puluhan ponpes yang berada di Yogyakarta. Ada yang menarik di Ponpes Al-Fatah. Ponpes yang terletak di Kotagede, Yogyakarta, berisi santri waria.
Ada 40 antri waria yang sekarang belajar di Ponpes Al-Fatah. Ponpes ini diklaim sebagai pondokan pertama dan satu-satunya di dunia yang berisi waria.
Nur Ayu, salah satu santri mengaku menjadi lebih tenang setelah menjadi santri.
"Saya gabung di ponpes ini sudah lama, saya senang di sini diberi kebebasan untuk beribadah, mau pakai mukena atau pecis terserah kita, semantapnya kita," kata Nur Ayu, Rabu (22/4/2015).
Nur Ayu menambahkan selama menjadi santri, selain menjadi lebih tenang, juga merasa lebih dekat dengan Tuhan.
"Kalau di tempat lain kita mau salat kadang tidak nyaman, mau pake mukena atau pecis juga tidak nyaman, kalau di sini bebas tidak ada yang mencibir, saya juga merasa lebih dekat dengan Tuhan, selain itu di sini tiap minggu ada pengajian tentang fiqih dan bisa belajar ngaji juga, meskipun saya masih iqro,"kata Nur Ayu.
Menurut Nur Ayu teman - temannya sesama waria selain menjadi santri di Al Fatah juga masih menjalankan rutinitas sehari - hari, seperti menjadi pengamen maupun bekerja di salon.
"Kalau saya bosan ya saya kadang masih keluar malam, kumpul sama teman - teman dan ngajak teman - teman waria lain untuk gabung di Ponpes ini karena kan di sini juga gak terikat banget kayak ponpes lain yang santrinya harus menginap, tapi di sini kita bisa belajar dan memperdalam fiqih kaitannya sama waria," kata Nur Ayu.
Selain itu, selama Nur Ayu bergabung dengan Ponpes Al Fatah, dia merasa lebih percaya diri dalam menjalani hidup sebagai seorang waria.
Warga sekitar ponpes pun menurut Nur Ayu sangat ramah dan menerima keberadaan mereka.
"Di sini warga juga baik, kalau kita ada kegiatan pengajian kita undang mereka datang, mereka juga gitu kalau ada kegiatan kita diundang," kata Nur Ayu. (Wita Ayodhyaputri)
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
-
Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa