Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok) memastikan tidak akan memberli bus produksi Cina bermerek Zhong Tong lagi untuk angkutan busway.
Dia memastikan hal itu, karena bus Zhong Tong kerap terbakar saat dioperasikan mengangkut penumpang.
Kendati demikian, untuk bus yang sudah terlanjur dibeli, Ahok masih mengizinkan pemakaiannnya oleh PT Transjakarta yang kini mengoperasikan kembali 30 bus merek Zhong Thong.
"Hasilnya udah boleh dipakai, cuma mungkin kita nggak mau beli lagi, kalau operator silakan. Jadi bis-bis itu, si pemasok kerjasama operator, yang penting dapet bus, tapi saya nggak mau tanggung jawab, mau mogok, mau apa, urusan dia (operator)," ucap Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (23/4/2015).
Sebelumnya bus itu sempat dikandangkan setelah salah satu bus buatan Cina itu sempat terbakar di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, bus yang bermasalah pada tahun 2014 tersebut sudah dapat digunakan.
"Kalau bus ngga jelas (mereknya) bisa kita ngga beli lagi, beli bus yang merek nya lebih jelas dan kita pakai operator, kita fokuskan rupiah per kilo meter, lalu ada sanksi, kalau kamu ngga jalan kita kasih sanksi, gitu aja," tegas Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli