Suara.com - Kepala lelaki itu penuh luka memar. Wajahnya kusam penuh debu. Tangannya banyak luka terbaret sebuah benda tajam. Dia hanya merintih kesakitan.
Pria Nepal itu salah satu yang selamat dari maut akibat gempa dahsyat, Sabtu (25/4/2015) siang. Selama lebih dari 24 jam dia terkubur puing-puing bebatuan rumahnya yang runtuh.
Dia menangis begitu tim SAR dari Australia menemukannnya. Dia ditarik perlahan keluar dari lubang.
Lelaki itu tidak bisa berkata-kata, bahkan memejamkan mata pun sulit. Dia hanya merintih kesakitan.
Selama 24 jam, dia dalam posisi memeluk sahabatnya yang juga lelaki. Namun sahabatnya itu sudah meninggal begitu terjepit tembok beton. Selama 24 jam mereka berpelukan. Namun salah satu dari mereka sudah tak bernyawa selama itu.
Mereka ditemukan di kawasan Swyambhu di Lembah Kathmandu, Nepal. Lelaki kurus itu beruntung dibanding ribuan orang yang mati seketika begitu tertimpa puing-puing. Ribuan mayat itu ada yang sudah dikremasi, namun ada juga yang hanya digeletakkan di jalan-jalan pusat kota.
"Tragisnya, banyak mayat ditarik dari reruntuhan bangunan setiap jam. Kerusakan yang luas, puing-puing dan tanah longsor menghambat akses untuk memberikan bantuan ke banyak desa," kata salah satu petugas Palang Merah Australia, Senin (27/4/2015). (Daily Mail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Marak OTT Kepala Daerah, Sekjen Golkar: Barangkali Politik Kita Terlalu Mahal
-
Korea Utara Bela Iran, Dukung Penuh Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS Israel
-
Bisa Diproses Hukum, Polri: Warga yang Dipalak THR Laporkan ke Hotline 110
-
Siap-siap Hujan Rudal Iran
-
11 Maret Ulang Tahunnya Suara.com, Mensos Gus Ipul: Terus Berikan Informasi yang Mencerahkan
-
Subuh Mencekam di Toronto: Konsulat AS Ditembaki OTK, Pelaku Kabur Pakai Honda CR-V
-
Wakil Bupati Rejang Lebong Tak Jadi Tersangka Meski Terjaring OTT, Begini Penjelasan KPK
-
Malam Berdarah di Tepi Barat! Desa Diserbu, 4 Warga Palestina Tewas, Israel Perluas Wilayah
-
Israel Panik: Rumah Benjamin Netanyahu Dijaga Ketat, Pejabat Kabur dan Berebut Rantis
-
Amerika Serikat Mulai Nantang Rusia, Peringatkan Kremlin Tak Ikut Campur Perang Iran