Suara.com - Seberapa besar gempa Nepal sehingga merenggut 5.000 lebih nyawa dan kerusakan parah di sana, Sabtu (25/4/2015) kemarin? Seorang perempuan asal Inggris bersaksi jika gempa itu dikira sebuah proses akhir dunia atau kiamat.
Dilansir Skynews, Alice Wilson mengatakan baru pertama kali ke Nepal setelah dari India. Dia mendapat pengalaman luar biasa bisa lolos dari dampak gempa.
Alice di Nepal, menginap di sebuah hotel di Kathmandu. Perempuan 27 tahun itu merasakan gempa 7,9 SR saat tengah berada di sebuah bukit Nagarkot yang jaraknya 20 mil dari Kathmandu.
"Saya benar-benar merasa ada malaikat melihat dari atas. Saya naik ke bukit dengan seseorang yang tidak dikenal. Ini tidak biasa," kata dia.
Awalnya Alice merasa getaran di bukit itu sebuah hal biasa. Namun getaran semakin kencang hingga dia melihat longsor,"
"Saya melihat penurunan rumah di depan mata saya, batu yang jatuh ke mobil kami," katanya.
Setelah gempa itu, orang-orang berhaburan keluar. Bahkan ada yang tertimpa bangunan di kanan kiri jalan.
"Saya melihat mereka menggali untuk mengambil mayat dari rumah itu. Ini tidak terasa nyata ketika saya mengatakan itu. Aku tidak akan pernah melupakannya. Kenangan gempa itu akan terus di pikiran saya," papar dia. (Skynews)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik