Suara.com - Kathmandu Durbar Square hancur akibat gempa Nepal 7,9 SR. Bangunan itu adalah bagian dari kompleks kerajaan di Basantapur, Nepal. Bahkan bangunan itu adalah situs yang dilindungi UNESCO.
Puing-puing bangunan itu semua bersejarah. Sehingga tidak ada yang boleh diambil. Salah satu yang penting adalah sebuah balok kayu di bangunan itu yang tertimbun di dasar bangunan.
Balok kayu itu bernilai ribuan dolar jika di jual ke negara barat. Anggota tim penyelamat mencari balok yang terukit gambar dewa. ukiran itu masih terlihat jelas meski dibuat pada abad ke-17.
kepala kantor UNESCO di Katmandu, Christian Manhart menjelaskan reruntuhan bangunan seperti kuil dan kompleks istana tua di Nepal masih berstatus benda bersejarah. Sebab usianya sudah berabad-abad. Namun dia mengatakan tidak mungkin membangun kembali situs bersejarah itu. Termasuk Dharahara Tower yang hancur akibat gempa itu.
Senin (27/4/2015) kemarin saja ada upaya pencurian sebuah loncng perunggu tua di tengah kompleks istana kuno. Untungnya itu bisa digagalkan seorang pejabat Departemen Arkeologi Nepal.
Akhirnya pihak kepolisian setempat mengumumkan larangan mengambil benda apapun di area situs sejarah. Jika menjarah, maka akan dihukum.
"Tidak ada yang benar-benar dapat dilakukan. Baik oleh pemerintah, begitu juga UNESCO. Ada ribuan situs, dan kita tidak dapat menempatkan seorang polisi atau militer di masing-masing situs selama 24 jam sehari. Tapi mereka dibutuhkan untuk keperluan lain. Jadi tidak mungkin," jelas Manhart.
Namun, Direktur umum Departemen Arkeologi Nepal, Bhesh Narayan Dahal sudah meminta polisi menjaga kawasan bangunan sejarah yang runtuh di Nepal.
"Saya terlalu khawatir. Bagaimana saya dapat memberitahu Anda? Saya sangat khawatir. Bagaimana kita akan menyelamatkan warisan kita?" kata Dahal. (NYtimes)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung
-
Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat
-
Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook
-
Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan
-
Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur
-
Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan
-
Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam
-
Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini
-
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih
-
Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta