Suara.com - Taufik Hidayat, pebulutangkis yang pernah meraih medali emas Olimpiade, menilai kualitas atlet-atlet tunggal putra pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) masih rendah jika dibandingkan dengan pebulutangkis lain di kawasan Asia. Tunggal putra Indonesia masih kalah dibanding Cina, Korea Selatan, dan Jepang.
"Kalau bicara peluang pada Piala Sudirman tetap ada. Tim Denmark juga sedang mengalami masalah. Tapi, tunggal putra kita itu masih di bawah Cina, Korea Selatan, dan Jepang," kata Taufik di sela-sela pertandingan simulasi Piala Sudirman 2015 di Stadion Bulu Tangkis Asia-Afrika Jakarta, Sabtu malam (2/5/2015).
Taufik yang meraih medali emas dalam Olimpiade 2004 di Athena, Yunani, menilai teknik, fisik, dan mental atlet-atlet muda pelatnas seperti Jonatan Christie dan Firman Abdul Kholik belum memenuhi untuk turun dalam Olimpiade 2016.
"Mereka proyeksi jangka panjang. Peringkat mereka terlalu jauh untuk masuk undian Olimpiade tahun depan," kata Taufik.
Namun, atlet yang memperkuat tim Indonesia dalam Piala Sudirman 1999, 2001, 2003, 2005, dan 2007 itu mengapresiasi tim Indonesia Piala Sudirman 2015 karena memberikan kesempatan kepada atlet-atlet muda sektor tunggal putra untuk ikut bertanding.
"Dalam olahraga, selain faktor latihan juga terdapat faktor keberuntungan," kata atlet yang menjuarai Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis pada 2005 itu.
Taufik menekankan aspek mental bagi para atlet yang akan mengikuti pertandingan-pertandingan internasional.
"Tapi, pelatih yang lebih mengatahui mental atlet-atletnya," ujar Taufik.
Dalam pertandingan simulasi Piala Sudirman 2015, Jonatan Christie menaklukkan rekannya Firman Abdul Kholik dalam tiga game dengan skor 21-13, 17-21, dan 21-14.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!