Suara.com - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) membentuk dua tim, Elang dan Banteng dalam pertandingan simulasi Piala Sudirman 2015 yang akan digelar di GOR Asia Afrika Jakarta, Sabtu (2/5).
"Simulasi ini bagi saya banyak manfaatnya. Selain pemanasan bagi atlet, acara itu juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kejuaraan Piala Sudirman dan kami berharap doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia," kata atlet ganda campuran Liliyana Natsir.
Tim Elang terdiri dari atlet Linda Wenifanetri, Jonatan Christie, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Kemudian tim Banteng terdiri dari atlet Bellaetrix Manuputty, Firman Abdul Kholik, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, dan Praveen Jordan/Debby Susanto.
Simulasi yang akan digelar mulai pukul 16.00 WIB itu juga memperebutkan hadiah Rp75 juta bagi tim pemenang.
"Walau hanya simulasi, tapi saya tetap punya keinginan untuk menang. Apalagi menghadapai Firman yang merupakan rekan sendiri sehingga sudah mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing," kata Jonatan.
Jonatan mengaku beberapa kali mampu unggul atas Firman meskipun dalam pertandingan resmi telah kalah satu kali dari atlet asal Mutiara Cardinal Bandung itu.
Pasangan ganda putra andalan Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan tidak mengikuti simulasi kejuaraan yang akan digelar di Dongguan, Tiongkok, pada 11-17 Mei itu demi menjaga kondisi menjelang keberangkatan tim pada 6 Mei mendatang.
Sebelumnya, Hendra Setiawan terpilih menjadi kapten tim Piala Sudirman 2015 berdasarkan voting suara dari para pemain dan pelatih PBSI.
"Terima kasih atas kepercayaan semua pihak kepada saya sehingga saya kembali terpilih menjadi kapten tim Piala Sudirman 2015. Saya mengimbau kepada teman-teman untuk fokus pada kejuaraan sehingga tim Indonesia dalam hasil maksimal," kata Hendra. (Antara)
Berita Terkait
-
Gregoria Mariska Tunjung Hengkang, Putri KW Emban Tugas Berat di Pelatnas
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah
-
Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri
-
Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar
-
Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia
-
Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo
-
Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap