News / Nasional
Selasa, 05 Mei 2015 | 13:22 WIB
Sultan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, menyampaikan titah Sabdatama di Bangsal Kencana, Keraton Yogyakarta, Jumat (6/3) [Antara/Agus Nugroho].

Suara.com - Sri Sultan Hamengkubuwono X hari ini, Selasa (5/5/2015), kembali mengeluarkan Sabdaraja di Siti Hinggil, Keraton Yogyakarta.

Sabdaraja yang berlangsung kurang dari lima menit ini Sri Sultan menyampaikan satu hal penting.

"Ada satu poin yang disampaikan, isinya saya tidak berhak untuk menyampaikan, nanti tunggu pernyataan resmi dari keraton saja," kata kerabat keraton, KRT Yudohadiningrat, usai menghadiri pembacaan Sabdaraja.

KRT Yudohadiningrat menambahkan dalam acara tersebut hanya dihadiri oleh keluarga inti keraton (anak, istri, menantu Sultan), saudara perempuan dari keluarga Sultan, Putra Mahkota Pakualam, kerabat keraton, serta abdi dalem.

Sementara itu, berdasar keterangan dari takmir masjid Panepen atau penghulu keraton, Raden Wedono Ngabdul Sadaq, acara yang digelar secara singkat dan tertutup bagi awak media tersebut berisi perubahan nama anak tertua Sultan, Gusti Pembayun.

"Tadi cuma sekitar dua menit, memberikan gelar kepada putri tertua menjadi Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi," kata Raden Wedono.

Dengan perubahan gelar tersebut, secara otomatis menjadikan Gusti Pembayun menjadi Putri Mahkota Keraton Yogyakarta. (Wita Ayodhyaputri)

Tag

Load More