Suara.com - Sri Sultan Hamengkubuwono X hari ini, Selasa (5/5/2015), kembali mengeluarkan Sabdaraja di Siti Hinggil, Keraton Yogyakarta.
Sabdaraja yang berlangsung kurang dari lima menit ini Sri Sultan menyampaikan satu hal penting.
"Ada satu poin yang disampaikan, isinya saya tidak berhak untuk menyampaikan, nanti tunggu pernyataan resmi dari keraton saja," kata kerabat keraton, KRT Yudohadiningrat, usai menghadiri pembacaan Sabdaraja.
KRT Yudohadiningrat menambahkan dalam acara tersebut hanya dihadiri oleh keluarga inti keraton (anak, istri, menantu Sultan), saudara perempuan dari keluarga Sultan, Putra Mahkota Pakualam, kerabat keraton, serta abdi dalem.
Sementara itu, berdasar keterangan dari takmir masjid Panepen atau penghulu keraton, Raden Wedono Ngabdul Sadaq, acara yang digelar secara singkat dan tertutup bagi awak media tersebut berisi perubahan nama anak tertua Sultan, Gusti Pembayun.
"Tadi cuma sekitar dua menit, memberikan gelar kepada putri tertua menjadi Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi," kata Raden Wedono.
Dengan perubahan gelar tersebut, secara otomatis menjadikan Gusti Pembayun menjadi Putri Mahkota Keraton Yogyakarta. (Wita Ayodhyaputri)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026