Suara.com - Peringkat Lee Chong Wei merosot tajam menyusul hukuman kasus doping yang telah dijalaninya. Hal tersebut kini membuat Malaysia kebingungan, terutama menjelang Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang akan digelar di Jakarta pada Agustus depan.
Malaysia punya jatah dua pemain untuk turnamen yang bakal berlangsung pada 10-16 Agustus itu. Namun Chong Wei yang mantan pemain nomor satu dunia dan dua kali meraih perak Olimpiade, kini hanya ada di posisi ketiga tunggal putra Malaysia.
Saat ini, dua pemain teratas Malaysia adalah peringkat 31 dunia Chong Wei Feng, serta posisi 41 dunia Zulfadli Zulkiffli. Sementara Chong Wei, setelah menjalani hukuman (mundur) larangan bermain delapan bulan yang akan berakhir pada Jumat nanti, kini hanya duduk di posisi 45 dunia.
Sebagaimana pemberitaan media-media lokal Malaysia, kini pembicaraan tentang perwakilan negeri tersebut di Kejuaraan Dunia pun sudah dimulai. Pembicaraan terutama terkait peluang tampilnya Chong Wei, yang sekaligus berarti perlu keputusan mengorbankan salah satu dari dua pemain di atas peringkatnya.
"Kami butuh para pemain yang punya prospek memenangi medali, dan jika itu berdasarkan permainan, (Lee) Chong Wei akan pantas dipilih. Dan tinggal BAM (Asosiasi Bulutangkis Malaysia) akan mengorbankan siapa (antara) Wei Feng atau Zulfadli," ungkap pelatih tunggal Malaysia, Tey Seu Bock.
Untuk diketahui, Seu Bock sebelumnya adalah pelatih Chong Wei, namun sekarang melatih Wei Feng. Wajar jika pandangannya terdengar lebih cenderung kepada kedua sosok itu.
"Wei Feng (berada) di bawah tugas saya, dan dia peringkat tertinggi. Dan saya kira dia tidak akan menyerahkan posisinya. Dia telah bekerja sangat keras dan menunjukkan sikap yang positif," katanya.
Sedangkan Zulfadli, pemain muda berusia 21 tahun, saat ini pun dinilai cukup menjanjikan. Belakangan dia kerap memenangi sejumlah gelar juara junior, hingga baru-baru ini telah berada pada peringkat terbaik kariernya.
Direktur Teknik BAM, Morten Frost, mengatakan bahwa keputusan tentang pemain yang akan dikirim akan segera ada jalan keluarnya.
"Sekarang belum ada keputusan tentang dua perwakilan kami. Masih ada waktu bagi kami untuk memutuskan, dan itu akan selesai pekan depan," katanya.
Media Malaysia sendiri banyak berharap agar Federasi Bulutangkis Dunia yang menghukum Chong Wei bulan lalu, dapat mempertimbangkan memberi wildcard kepada pemain berusia 32 tahun itu untuk bisa bertanding di Jakarta. Sementara itu Chong Wei sendiri, kini justru tengah serius bersiap menuju Piala Sudirman di Cina, yang akan dimulai pada Minggu nanti.
"Turnamen itu hanya beberapa hari lagi berlangsung, dan saya sudah tidak sabar untuk beraksi. Ini terasa sangat menyenangkan," ujarnya. "Saat ini terasa berbeda, karena saya tak pernah absen berkompetisi dalam waktu begitu lama," tambahnya. [Antara/Reuters]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah